RADAR SURABAYA - Masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) untuk transportasi kereta api (KA) akan dimulai 21 Desember mendatang.
Itu artinya masa liburan Nataru itu tinggal enam hari lagi. Untuk keperluan itu, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan 62 lokomotif dan 331 kereta yang dalam kondisi siap operasi.
Jumlah tersebut untuk mengantar penumpang yang akan melakukan perjalanan pada masa liburan Nataru nanti.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, pemeriksaan harian dan berkala terus dilakukan untuk memastikan kondisi lokomotif tersebut andal selama masa Nataru.
Lokomotif maupun kereta-kereta tersebut ada di tiga Depo wilayah Daop 8, yaitu Depo Sidotopo, Depo Surabaya Pasar Turi, dan juga Depo Malang.
"Proses perawatan sarana mulai dari disassembly, perawatan komponen, hingga assembly. Para pekerja sarana akan memastikan seluruh fasilitas kenyamanan kereta dapat berfungsi dengan baik sebelum dioperasikan," kata Luqman, Kamis (14/12).
Pihaknya juga menyertakan petugas Teknisi Kereta Api (TKA) yang akan mengawal setiap perjalanan KA, sebagai antisipasi apabila terdapat gangguan keselamatan dan kenyamanan perjalanan KA.
Manajemen KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan sarana penolong apabila terdapat gangguan perjalanan KA.
Sarana tersebut yakni kereta penolong yang dilengkapi dengan peralatan P3K dan juga kelengkapan peralatan teknis.
Sarana penolong ini ditempatkan di Depo Surabaya Pasar Turi dan Depo Malang, berdasarkan lokasi strategis apabila terdapat gangguan perjalanan KA.
Luqman Arif juga menambahkan, bahwa perawatan sarana kereta api memegang peranan penting dalam operasional perjalanan kereta api.
Oleh sebab itu, berbagai persyaratan harus dimiliki oleh petugas sarana sebelum ditempatkan di depo atau stasiun keberangkatan.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan SDM bagian sarana selalu siap dalam mengamankan dan menjaga kenyamanan perjalanan KA.
Sebanyak 475 pekerja sarana telah mengantongi Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Mereka juga telah mengantongi Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan KAI.
Selain itu, manajemen juga secara rutin memberikan pembinaan kepada para petugas sarana minimal 12 kali dalam setahun..
Pembinaan meliputi standar operasional prosedur (SOP) kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta disiplin diri.
Setiap hari selama masa Nataru nanti, Daop 8 akan memberangkatkan 50 KA jarak jauh, terdiri dari 44 keberangkatan KA jarak jauh reguler serta enam KA jarak jauh tambahan yang beroperasi pada 21 Desember 2023 sampai dengan 7 Januari 2024.
“Pada masa angkutan Nataru 2023/2024 ini, KAI akan mendukung penuh masa liburan ini dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan handal," pungkasnya. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa