Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Belum Ada Pemenang, Proyek Underpass Terminal Joyoboyo-KBS Diundur Tunggu Lelang Ulang

Hildan Sepka • Rabu, 13 Desember 2023 | 16:10 WIB
STRATEGIS: Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) bakal dihubungkan dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) lewat terowongan bawah tanah.
STRATEGIS: Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) bakal dihubungkan dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) lewat terowongan bawah tanah.

SURABAYA - Proyek terowongan bawah tanah (underpass) penghubung Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dipastikan gagal dibangun tahun ini.

Pasalnya, Pemkot Surabaya mengundur pengerjaannya karena akan melakukan lelang ulang pada tahun depan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, ada kendala di proyek pembangunan terowongan itu. Sehingga, proyek yang ditargetkan tuntas pada akhir 2023 itu harus mundur lagi karena belum ada kontraktor yang memenangkan lelang.

"Kemarin sudah dilakukan lelang tapi belum ada hasilnya," ujar Cak Eri, Selasa (12/12).

Untuk menemukan kontraktor yang mengerjakan proyek itu, pemkot akan menggelar lelang ulang. Dia memastikan tahapan lelang akan berjalan tahun depan. Tepatnya pada awal 2024.

"Enggak ada yang menang kemarin. Nanti kami lelang lagi di awal tahun. Fixed awal tahun," katanya.

Cak Eri mengatakan, lelang sudah dilakukan dua kali. Namun belum ada yang menang. Dia menilai, penyebabnya adalah harga material barang proyek yang sedang tinggi

"Pada saat lelang itu dibuka, harga bahan-bahan sedang tinggi-tingginya. Jadi mau nawar merinding, takut rugi. Kami sudah menyesuaikan harga di tahun 2024. Insya Allah, tahun 2024 di bulan Januari, lelang dan akan selesai," jelasnya.

Disampaikan, pemkot sudah berencana sejak lama. Tunnel TIJ-KBS akan dibangun mulai 2020 dan selesai pada akhir tahun 2023. Sayangnya, pembangunan tunnel itu lagi-lagi belum bisa terealisasi tahun ini. "Anggaran sudah siap," terangnya.

Pemkot menggelontorkan dana fantastis untuk pengerjaan terowongan itu. Totalnya sekitar Rp 25 miliar untuk 150 meter. Tapi, rencananya anggaran itu masih dihitung lagi. "Agar tidak sampai kurang karena banyak pengerjaan utilitas di bawahnya," bebernya.

Terowongan penghubung itu bakal berdampak positif. Yaitu, bisa mengurangi kepadatan di jalan raya. Sekaligus menjadi daya tarik wisatawan.

"Baik ke KBS maupun hendak ke Jembatan Sawunggaling yang ada di seberang TIJ," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru. (hil/rek)

 

Editor : Jay Wijayanto
#kbs #terminal intermoda joyoboyo #pemkot surabaya #Lelang Ulang #tij