RADAR SURABAYA - Apes dialami Febrina Hana, warga Taman, Sidoarjo. Perempuan 28 tahun ini menjadi korban penggelapan motor saat bertemu lelaki yang menjadi kenalan barunya di sebuah kafe, di Jalan Gayungsari Barat, Gayungan, Surabaya, Jumat (1/12).
Akibat perkenalan itu motor Honda Beat nopol W 4944 YB milik korban raib dibawa kabur pelaku yang mengaku bernama Febryan Indra L.
Pelaku saat itu meminta bertemu terlebih dahulu di kawasan sekitar Masjid Al Akbar. Di sana korban menjemput pelaku. Pelaku kemudian menyetir motor membonceng korban menuju ke kafe tersebut.
Pelaku kemudian mengajak korban naik ke lantai dua kafe tersebut. "Saat itu kakak saya langsung diajak ke lantai atas untuk duduk dulu, tanpa sadar posisi kunci motor di pegang pelaku," ujar adik korban, Yenni, Senin (4/12).
Setelah itu, lanjut Yenni, pelaku izin turun ke lantai bawah dengan alasan untuk memesan makanan. Namun, setelah ditunggu 20 menit, pelaku tidak kembali.
"Kakak saya baru sadar langsung turun untuk memeriksa namun sepeda motornya sudah hilang tidak ada jejak," terangnya.
Saat itu juga korban menanyakan ke pegawai kafe tentang keberadaan pelaku. Pihak pegawai pun mengaku tidak ada yang tahu.
Menurutnya, pelaku dikenal korban melalui aplikasi dating, TanTan belum ada sebulan. Pertemuan tersebut yang mengajak adalah pelaku.
Ia menyebut, sang kakak memberanikan bertemu karena menghargai dan ingin tahu sosok lelaki yang dikenal lewat aplikasi kencan tersebut.
"Kejadian terindikasi digendam. (Dugaan gendam) lewat tatap mata," ungkapnya. Perempuan 23 tahun ini menjelaskan, pelaku memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 150 cm, kulit sawo matang, ada bopeng di wajah, usia sekitar 30 tahun, kulit sawo matang agak gelap, memakai aksesoris cincin dan gelang hitam.
Atas kejadian tersebut korban mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Gayungan, Surabaya. Pihaknya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan. (rus)
Editor : Nofilawati Anisa