SURABAYA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) menggelar Program Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Berbasis Kemitraan. Tim Dosen Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, turut berpartisipasi dalam program tersebut.
Kali ini, tim dosen Unipa berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto, serta Rumah BUMN Mojokerto saat melakukan kegiatan pendampingan kepada pelaku usaha keripik kedelai yang ada di Desa Pugeran Kabupaten Mojokerto.
“Kami melakukan beberapa tahapan untuk program ini. Salah satunya dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD),” kata salah satu dosen Unipa yang terlibat program, Aristha Purwanthari Sawitri.
Dalam FGD ini, topik diskusi yang diangkat oleh tim dosen mengenai jejaring usaha, business canva model, pelaporan keuangan, perpajakan UMKM dan digital branding.
Pelaku UMKM Keripik Kedelai berasal dari daerah Kabupaten Mojokerto itu nampak sangat antusias mengikuti FGD yang dipandu oleh praktisi, pakar di bidangnya dan para akademisi.
Dosen yang terlibat dalam program ini adalah Aristha Purwanthari Sawitri, Apri Irianto, M. Nushron Ali Mukhtar, Andarmadi Jati Abdhi Wasesa dan Nashrudin Latif. Juga melibatkan beberapa mahasiswa ikut dalam program ini.
Program ini mendapat sambutan yang baik dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto serta Rumah BUMN. Sebab, lewat program ini dapat mempercepat pertumbuhan usaha mikro yang ada di Mojokerto.
Pendampingan yang dilakukan dari tim dosen membantu tugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto serta Rumah BUMN untuk melakukan pendampingan kepada UMKM karena terbatasnya tim yang dimiliki oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto serta Rumah BUMN. “Kita saling membantu,” tutur Aristha.
Selain menggandeng Dinas Dinas Koperasi dan Usaha MikroKabupaten Mojokerto serta Rumah BUMN di kegiatan pendampingan UMKM, tim dosen juga menggandeng beberapa praktisi yaitu Rahmat Yuliawan (CEO & Founder Raw Vintage Corp), Aswin Juniarto (CEO Koff dan Gold Studio) serta Gusti Dian Prayogi.
Aristha menambahkan, program ini merupakan bentuk kontribusi aktif perguruan tinggi untuk membantu penyelesaian permasalahan mitra (pelaku usaha keripik kedelai). Diharapkan nantinya akan menghasilkan program kermitraan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. (nin/jay)
Editor : Jay Wijayanto