SURABAYA - Kabar duka kembali menyelimuti dunia lawak Indonesia. Eko Untoro Kurniawan atau akrab disapa Eko Londo, meninggal dunia di usia 66 tahun.
Sebelum meninggal, Eko Londo sempat dirawat sebulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo karena mengalami kecelakaan di Jalan Dr Soetomo, 26 Oktober lalu.
Jenazah Eko Londo tiba di rumah duka di kawasan Kembang Kuning Kulon 2 nomor 21 A Surabaya, Jumat (24/11) siang pukul 11.13 WIB.
Sejumlah kerabat pelawak seperti Cak Suro maupun Hunter Parabola, juga terlihat membawa jenazah ke dalam rumah duka.
Anak pertama Eko Londo, Elok mengatakan, kondisi ayahnya semalam mengalami drop dan Jumat (24/11) pagi pukul 06.00 WIB menghembuskan nafas terakhir. "Mulai tadi malam sudah drop dan tekanan darahnya turun," ujar Elok.
Lebih lanjut Elok menjelaskan selama sebulan di rawat di RSUD dr Soetomo, ayahnya sudah bisa menggerakkan mata dan kaki. Tepatnya progress baik itu terjadi tiga hari sebelum meninggal dunia.
"Tiga hari sebelum meninggal kondisinya baik, matanya bisa gerak dan kakinya juga. Namun tidak guyon hanya itu saja," terangnya.
Bahkan ketika Eko Londo dipanggil sempat merespons dengan menggerakkan kakinya. "Kemarin saya panggil, sempat merespons kakinya menendang-nendang. Dan matanya melihat saja," imbuhnya.
Rencananya jenazah pria yang mengisi program Blakrakan di JTV itu akan disucikan setelah salat Jumat dan dikebumikan setelah asar. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa