Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Gandeng BUMN Percepat Pemanfaatan Gedung Lawas untuk Wisata Suroboyo Kutho Lawas

Hildan Sepka • Selasa, 21 November 2023 | 02:11 WIB
OLD CITY: Seorang pengendara melintas tak jauh dari bangunan tua di kawasan Jembatan Merah, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
OLD CITY: Seorang pengendara melintas tak jauh dari bangunan tua di kawasan Jembatan Merah, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Pemkot Surabaya terus menggarap Suroboyo Kutho Lawas. Salah satu konsepnya adalah memanfaatkan gedung-gedung lama di kawasan Surabaya Utara. Pengerjaannya bakal dikebut hingga akhir tahun.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah meresmikan Pos Bloc itu bersama Menteri BUMN Erick Thohir pecan lalu. Kehadiran Erick Thohir membuka jalan untuk potensi wisata heritage di Kota Pahlawan. Sebab, keduanya memiliki misi yang sama.

"Sudah ada komunikasi sejak Pak Menteri meninjau Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) terakhir sebelum opening. Respons beliau sangat mendukung," ujar Cak Eri, Minggu (19/11).

Upaya Pemkot Surabaya mengaktifkan gedung lama menjadi destinasi wisata. Tujuannya agar dapat dimanfaatkan untuk mendorong pelaku UMKM. Salah satu gedung di Surabaya Utara adalah aset BUMN.

"Sejak saat itu sudah berkoordinasi untuk mengembangkan aset yang tidak terpakai. Ternyata BUMN memiliki program mengoptimalkan aset itu menjadi wadah untuk anak muda dan wisata," papar Cak Eri.

Keseriusan keduanya terbukti saat peresmian Pos Bloc di area Gedung Pos Indonesia, Kebonrojo. Destinasi itu selesai tepat waktu. Rencananya, Pemkot Surabaya bakal meneruskan pengembangan di titik yang lain.

"Akhir November, wisata kota tua Surabata Utara akan dihidupkan lagi. Kita kerjakan hingga akhir tahun bersamaan dengan wisata tematik di Pecinan," ucapnya.

Cak Eri memastikan rencana itu terealisasi. Sebab, pemkot mendapat dukungan penuh dari Kementerian BUMN. Sebab, pengembangan aset yang tidak terpakai pun komitmen Kementerian BUMN. "Salah satunya ya Pos Bloc itu," ungkapnya.

Cak Eri menyampaikan, program pengembangan wisata kota tua itu bakal beriringan dengan langkah Kementerian BUMN. Rencananya bakal ada pemetaan. Tujuannya untuk menentukan aset yang dikembangkan.

“Ada beberapa yang sudah saya sampaikan ke Pak Menteri. Tanggapan menteri luar biasa langsung memberikan support Surabaya,” jelasnya.

Cak Eri bakal menyulap gedung-gedung mangkrak itu. Rencananya menjadi wadah kreativitas anak muda. Sekaligus mendorong perekonomian daerah melalui menggandeng pekaku UMKM.

“Bangunan lama yang ada di Surabaya ada di daerah Jembatan Merah, rata-rata milik BUMN. Makanya, saya izin ke Menteri untuk bisa digunakan seperti Pos Bloc,” katanya. (hil/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#gedung lawas #Suroboyo Kutho Lawas #BUMN #wisata heritage #pemkot surabaya