SURABAYA - Fais Ardiasa, 29, warga Jalan Hang Tuah, Surabaya, dikeroyok hingga meninggal dunia di parkiran Diskotek Phoenix, Jalan Kenjeran, Surabaya, Minggu (6/10) dini hari.
Korban mengalami luka sayatan di tubuhnya dan akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, pengeroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 sebelum diskotek tutup.
Fais yang datang bersama temannya terlibat cekcok kemudian dikeroyok beberapa pelaku.
Pengunjung dan pelaku akhirnya membubarkan diri ketika melihat korban tergeletak tak berdaya.
Abdul, petugas keamanan diskotek yang sempat diperiksa Polsek Tambaksari mengatakan, pelaku diduga ada lima orang.
Pengeroyokan ini dilakukan di parkiran.
Kelompok pelaku setelah cekcok di dalam langsung mengajak korban keluar lalu terjadi pengeroyokan.
"Mereka langsung lari saat korban tergeletak. Mereka (kelompok pelaku) sering di diskotek," kata Abdul.
Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Mengenai senjata tajam (sajam) yang digunakan masih diselidiki lagi.
"Korban mencoba melerai saat kelompok pelaku bersenggolan. Namun, malah terjadi cekcok dan berlanjut dengan pengeroyokan," katanya.
Pihak kepolisian masih memeriksa beberapa saksi mata di lokasi.
Mengenai adanya luka sayatan, Ari masih menyelidiki luka tersebut apakah akibat senjata tajam (sajam) atau bukan.
Pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi mata dan mencari CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Kami dibantu Satreskrim Polrestabes Surabaya menyelidiki kejadian ini," terangnya.
Mantan Kapolsek Semampir ini mengungkapkan, kafe tersebut masih dipasang garis polisi untuk mempermudah penyelidikan.
"Policeline dipasang hingga penyelidikan dirasa sudah cukup bukti," terangnya. (gun/opi)
Editor : Nofilawati Anisa