SURABAYA - Jika biasanya balap liar dilakukan dini hari jelang pagi, polisi kali ini mengamankan belasan sepeda motor hendak balap liar di Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) Surabaya Barat, wilayah Polsek Lakasantri, Sabtu (4/11) sore.
Sebanyak 13 sepeda motor diamankan dari lokasi kejadian.
Mereka belum sempat balap liar sudah langsung disergap polisi.
Sepeda motor tersebut tidak sesuai spesifikasi bahkan ada yang tidak menggunakan nomor polisi.
Sebanyak 13 kendaraan ini diamankan Polsek Lakasantri.
Ini dilakukan setelah sebelumnya mendapat informasi ada beberapa pengendara yang berkumpul di Ngemplak, tepatnya di JLLB sekitar Citraland, Surabaya.
Polisi langsung menuju ke lokasi dan mengepung pengendara ini. Mereka tidak bisa lolos dan harus pasrah ditindak polisi.
“Saya sudah siap rotan untuk membubarkan mereka tapi mereka tidak ada jeranya, untung ada polisi datang dan menangkap mereka,” kata satpam perumahan, Nur.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan, pihaknya selama ini melaksanakan patroli malam hingga dini hari.
Patroli gabungan dilakukan untuk mengantisipasi balap liar secara rutin di beberapa ruas jalan di Surabaya.
Namun, beberapa kali pelaku balap liar tidak terlihat diduga mereka mengetahui keberadaan polisi.
"Ternyata ada yang memilih sore hari melaksanakan balap liar," tuturnya.
Ia menegaskan, Satlantas Polrestabes Surabaya bersama jajaran polsek akan terus melaksanakan patroli di lokasi-lokasi yang dijadikan balap liar.
Ia meminta Tim Khusus maupun Tim Speed untuk terus melaksanakan patroli di lokasi tersebut baik sore maupun malam hingga dini hari.
"Kami sudah petakan lokasinya. Kami pastikan tidak ada tempat untuk pelaku balap liar atau herex di kota Surabaya. Saya memerintahkan seluruh jajaran untuk menindak tegas pelaku balap liar yang meresahkan warga,” tegasnya. (gun/opi)
Editor : Nofilawati Anisa