Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kembangkan Penggunaan Teknologi Kecerdasan Buatan, Ini Yang Dilakukan Universitas Surabaya

Rahmat Sudrajat • Kamis, 2 November 2023 | 23:18 WIB

 

KOMPAK: Universitas Surabaya (Ubaya) menjali kerja sama dengan Nexmedis dalam bidang teknologi AI kesehatan. (RAHMAT S/RADAR SURABAYA)
KOMPAK: Universitas Surabaya (Ubaya) menjali kerja sama dengan Nexmedis dalam bidang teknologi AI kesehatan. (RAHMAT S/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Universitas Surabaya (Ubaya) menjalin kerja sama dengan Nexmedis dalam bidang teknologi kecerdasan buatan (AI) kesehatan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Ubaya Benny Lianto dan Dirut Nexmedis Yehuda Dani Utomo, di Kampus Ubaya, Rabu (1/11).

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan teknologi AI kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Kedua pihak akan bekerja sama dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi AI kesehatan.

"Kerja sama ini sejalan dengan rencana pengembangan Ubaya dan Pemerintah Provinsi Jatim dalam penerapan dan pengembangan AI pada sektor kesehatan," ungkap Benny Lianto kepada Radar Surabaya, Rabu (1/11).

Menurut Benny, kerja sama ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

"Ubaya memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan dan penelitian, sedangkan Nexmedis memiliki keunggulan dalam bidang teknologi AI kesehatan. Kerja sama ini akan saling melengkapi dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Yehuda Dani Utomo pun menyambut baik kerja sama ini.

Ia berharap kerja sama ini dapat menghasilkan produk-produk AI kesehatan yang inovatif dan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kami percaya bahwa teknologi AI dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah kesehatan. Kerjasama ini akan menjadi platform bagi kami untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi AI kesehatan di Indonesia," ujarnya.

Yehuda Dani Utomo mengatakan pihaknya melihat adanya potensi kerja sama dalam implementasi AI antara Nexmedis dengan Fakultas Kedokteran, Farmasi, Bioteknologi dan Teknis.

"Sehingga hal ini dapat terselenggaranya sebuah pengembangan yang berkesinambungan bukan hanya dalam hal diagnosis oleh dokter yang dibantu oleh AI Nexmedis, tetapi juga peningkatan Medical treatment kepada pasien sehingga terus berkelanjutan," ujar Yeye, panggilan karib Yehuda Dani Utomo. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#teknologi ai #Nexmedis #kecerdasan buatan #kerja sama kesehatan #universitas surabaya #Radar Surabaya