Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

WOW! Ternyata Jawa Timur Pemilik Kawasan Mangrove Terluas di Pulau Jawa, Segini Luasannya

Mus Purmadani • Rabu, 1 November 2023 | 01:42 WIB

PENGHASIL OKSIGEN: Gubernur Khofifah menanam mangrove di sela Festival Mangrove ke-V di Romokalisari Adventure Land Kota Surabaya, Selasa (31/10). (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)
PENGHASIL OKSIGEN: Gubernur Khofifah menanam mangrove di sela Festival Mangrove ke-V di Romokalisari Adventure Land Kota Surabaya, Selasa (31/10). (MUS PURMADANI/RADAR SURABAYA)


SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, saat ini, Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 hektare.

Jumlah tersebut 48 hingga 50 persen dari kawasan mangrove di Pulau Jawa.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jatim, kawasan ini merupakan yang terluas di antara provinsi lainnya di Pulau Jawa dan Bali.

“Karena kerapatan mangrove lebat kita 47,26 persen, mangrove sedang 46,07 persen dan mangrove jarang 6,66 persen. Sementara potensi mangrove Jawa Timur seluas 51.557 hektare,” ujar Khofifah saat menggelar Festival Mangrove ke-V di Romokalisari Adventure Land Kota Surabaya, Selasa (31/10).

Lebih lanjut diungkapkan Khofifah, berdasarkan data Dishut Provinsi Jatim, sejak tahun 2020 hingga saat ini telah dilaksanakan penanaman mangrove di pesisir Jawa Timur melalui dana APBD, APBN dan dukungan para pihak lainnya seluas 1.930,53 hektare.

engan jumlah total bibit mangrove sebanyak 6.813.947 batang, termasuk kegiatan penanaman di Festival Mangrove Jawa Timur ke-V ini.

Posisi ini sangat penting karena mangrove merupakan tanaman penyangga yang sangat besar manfaatnya bagi lingkungan.

Tanaman mangrove bisa memproduksi oksigen dan mampu menyerap karbon lima kali lipat dibandingkan pohon biasanya.

Secara khusus Khofifah juga mengapresiasi hilirisasi yang telah dilakukan oleh para petani mangrove di Jatim.

Salah satunya seperti yang telah mengembangkan sirup mangrove, aneka makanan ringan dari mangrove, juga batik mangrove.

Khususnya atas penyerahan 1.000 bibit tanaman cemara udang dari Pemprov Jatim kepada Pemkot Surabaya.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Jawa Timur yang menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup khususnya di Kota Surabaya kami sangat berterima kasih,” ucap Armuji.

Diketahui Romokalisari Adventure Land sengaja dipilih pada gelaran Festival Mangrove ini, karena dinilai telah memberi manfaat bagi masyarakat sekitar dan mendorong kelestarian ekosistem mangrove dan pesisir.

Festival Mangrove ini merupakan bagian dari upaya pencapaian target yang terukur guna mewujudkan Net Zero Emission Tahun 2060. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Jawa Timur #mangrove #berita surabaya terkini #dinas kehutanan jatim #terluas #Radar Surabaya