Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dekranasda Surabaya Ajak Pembatik dan Desainer Bangkitkan UMKM Fashion

Hildan Sepka • Rabu, 1 November 2023 | 01:22 WIB
Ketua Dekranasda Kota Surabaya Rini Indriyani. (DOK. RADAR SURABAYA)
Ketua Dekranasda Kota Surabaya Rini Indriyani. (DOK. RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya mengajak para pembatik dan desainer untuk terus membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) fashion sekaligus mengenalkan batik khas Kota Pahlawan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

"Ayo kita bangkitkan UMKM Surabaya, kita kenalkan batik Surabaya kepada seluruh dunia, bahwa batik Surabaya adalah batik yang keren," kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani kepada Radar Surabaya, Senin (30/10).

Menurutnya, ada enam motif batik khas Kota Surabaya yang sukses dibawakan dalam Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC) pada Sabtu (28/10/2023) malam.

Keenam batik itu adalah Abhi Boyo, Gembili Wonokromo, Remo Suroboyoan, Sparkling, Kembang Bungur dan Kintir-kintiran. Keenam motif batik tersebut, dibawakan oleh 10 model dalam runway IN2MF yang dihelat.

"Alhamdulillah acara IN2MF berjalan dengan lancar. Desain-desain dari Mbak Gita menggunakan batik Surabaya luar biasa, keren banget. Dan ternyata banyak yang suka dengan desainnya, suka dengan batiknya, sehingga batik Surabaya menjadi naik kelas," kata Rini.

Melalui ajang IN2MF tersebut, Rini juga berharap dapat menjadi awal yang baik untuk mengangkat batik Surabaya lebih naik kelas. Bahkan, kata dia, beberapa desainer nasional dan internasional juga mengakui jika batik Surabaya tidak kalah menarik dengan yang lain.

"Ternyata batik Surabaya itu ketika dikemas oleh desainer yang luar biasa, menjadi lebih berkelas. Jadi batik Surabaya bisa naik kelas, matur nuwun (terima kasih) Mbak Gita desainnya keren banget," katanya.

Selain itu, Rini juga mengungkapkan, Dekranasda akan terus berkomitmen mempromosikan batik Kota Pahlawan. Salah satu upaya tersebut yakni dengan berencana mengadakan event fashion seperti IN2MF pada tahun 2024.

"Sehingga batik Surabaya bisa dikenal dan naik kelas. Memang harus dikolaborasikan dengan desain, sehingga mempunyai pasar yang berbeda," ujar Rini yang sekaligus menjabat Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya ini.

Untuk itu, Rini juga mendorong para pembatik di Kota Surabaya agar bisa lebih berinovasi dan mengembangkan desain batik. Dengan demikian, model batik Surabaya ini diharapkan lebih bervariasi dan tentu akan memiliki daya jual yang tinggi.

"Untuk pengrajin batik, saya berharap semangat terus. Dan ternyata baik Surabaya menjadi keren, tidak kalah dibandingkan dengan desain-desain baju lain yang internasional maupun nasional," katanya.

Bahkan menurutnya, batik Surabaya apabila didesain dengan bervariasi, sangat cocok dipakai untuk semua kalangan. Baik itu dipakai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja maupun masyarakat umum.

"Surabaya sudah diakui punya potensi batik yang keren banget. Sehingga untuk para desainer, ayo jangan ragu mengkombinasi atau mendesain batik-batik Surabaya menjadi lebih keren lagi," ujarnya. (hil/rak)

Editor : Jay Wijayanto
#UMKM fashion #Dekranasda Surabaya #Batik Khas Surabaya #Batik #desainer