BANGKALAN - Kebutuhan rumah di Indonesia termasuk di Jawa Timur (Jatim) sangat tinggi.
Berdasarkan data Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), backlog perumahan atau kesenjangan kepemilikan perumahan rakyat masih sebesar 12,1 juta.
Dengan demikian kebutuhan akan kepemilikan perumahan rakyat masih besar di Indonesia.
Besarnya kebutuhan perumahan menjadi peluang bagi Perumahan Kokoh City, yang mengusung konsep The Best view Resort City di Bangkalan untuk menyediakan perumahan layak huni dengan harga terjangkau.
Tanggal 18 Oktober 2023 lalu, sekitar 250 anggota Koarmada 2, didampingi Letkol Ronny dari Kuwil (Keuangan Wilayah) Koarmada 2 dan Kacab Bank Mandiri Indragiri Surabaya, mengunjungi langsung perumahan Kokoh City di Tebung, Tebul, Kwanyar, Bangkalan dengan menggunakan delapan unit bus Dinas TNI AL.
Kunjungan mereka ke Kokoh City kali ini adalah inisiasi dan perintah pimpinan TNI AL dalam rangka mensejahterakan anggota TNI AL agar memiliki rumah pribadi.
Kedatangan mereka ini diterima langsung oleh Dirut PT. Kokoh Exa Nusantara Tbk Bapak Kan Eddy.
Dalam sambutannya, Kan Edy mengapresiasi atas atensi pimpinan TNI AL supaya anggota bisa memiliki rumah pribadi, terutama bagi anggota baru.
“Saat ini kekurangan rumah hunian sangat merata pada pekerja swasta, ASN maupun anggota TNI dan Ppolri di seluruh indonesia. Terutama pada anggota TNI karena sering pindah tempat penugasan dan mendapat fasilitas rumah dinas sehingga menjadi terlena untuk memiliki rumah pribadi,” kata Kan Eddy.
Kan Eddy menambahkan kalau menunggu rumah harganya turun tidak akan terjadi, karena bertambahnya penduduk indonesia sehingga harga rumah akan terus naik.
Saat ini tersedia banyak pilihan KPR baik KPR subsidi, komersial maupun program pemilikan rumah pribadi lewat dinas (Taplin).
“Bahkan anggota tidak perlu mengeluarkan uang tinggal tanda tangan. Keputusan membeli rumah harus ada kenekatan karena jarang yang benar-benar siap, kalau ditunda harga rumahnya akan terus naik. Untuk program angkatan laut bisa pakai skema Taplin, Asabri, KPR FLPP ( subsidi) dan KPR konvensional ,” tegas Kan Eddy mengakhiri sambutan.
PT. Kokoh Exa NusantaraTbk adalah pengembang yang baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Oktober 2023.
PT. Kokoh Exa Nusantara Tbk tercatat sebagai perusahaan ke-67 yang listing di BEI pada tahun 2023, dan menjadikannya perusahaan pertama di wilayah Pulau Madura yang berhasil IPO.
Dana hasil IPO sebagian besar digunakan untuk pembelian lahan dan sisanya untuk modal kerja.
Saat ini persediaan lahan Kokoh City sekitar 53 hektare.
Kokoh City memiliki beberapa pilihan rumah, seperti type subsidi 30 / 60 (6x10) dengan harga Rp 162 juta, angsuran Rp 1 jutaan.
Lalu, ada type komersial 36/84 (6x14) dengan harga Rp 240 juta, angsuran Rp 2 jutaan.
Juga ada type 54/113(8x14) dengan harga Rp 340 juta, angsuran Rp 3 jutaan.
Saat ini pemesan sudah mencapai 2.200 orang, dan terbangun 1.000-an unit.
Kokoh City sendiri sudah dihuni kurang lebih 600 KK.
Rencananya, pembangunan Kokoh City akan mencapai sekitar 15 ribu unit dengan estimasi 165 hektare, yang akan dikembangkan menjadi 300 hektare sesuai izin KPR yang didapat. (hms/opi)
Editor : Nofilawati Anisa