Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lewat Parikan dan Banyolan, Kartolo Bawa Pesan Pemilu Damai di Alun-Alun Surabaya

Rahmat Sudrajat • Senin, 30 Oktober 2023 | 17:33 WIB

 

BERMAKNA: Ludruk Kartolo saat tampil dalam pertunjukan rakyat yang membawakan cerita tentang pemilu damai. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)
BERMAKNA: Ludruk Kartolo saat tampil dalam pertunjukan rakyat yang membawakan cerita tentang pemilu damai. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Seniman ludruk Kartolo kembali menghibur masyarakat Surabaya di Alun-Alun Surabaya.

Penampilan Kartolo di pertunjukan rakyat itu membawakan ludruk khas Suroboyo penuh makna tentang pemilu damai 2024.

Kartolo mengawali penampilannya dengan kidungan jula juli atau parikan yang khas.

"Kito menghadapi pemilu damai mulo kito kabeh ayo sing ati-ati. Nek ono persoalan ojo kesusu emosi digoleki solusine lewat negoisasi. Tetapo bersatu ojo padu kito damai. Aduh fisik ayo dihindari segala persoalan diselesekno secara damai".

"Kito kabeh ojo sampai tanggal 14 bulan Februari 2024 sing kate teko Iki ayo nang TPS nyoblos. Sopo ae dulur yo sing dadi mugo-mugo iso makmurno bangso kito Iki". "Nek wis dipercoyo kudu sing ngati-ngati kepentingan umum ojo dikalahkan barek kepentingan pribadi."

Tak hanya berpesan kepada masyarakat tentang pemilu damai, namun Kartolo yang tampil bersama Kastini, Deddy Gigis Purwanto serta Dewi Triyanti, juga bercerita tentang maraknya berita hoaks yang saat ini merajalela, apalagi menjelang pemilu.

"Jangan percaya dengan berita hoaks yang sering disebar di grup-grup WA. Apalagi komen-komen kadang menjadi perkara jika tidak terima," kata Kartolo, Minggu (29/10).

Selain itu, lanjut Kartolo, menjelang hari pencoblosan biasanya marak serangan fajar.

Menurutnya serangan fajar dengan memberikan imbalan kepada masyarakat untuk mencoblos salah satu kontestan pemilu, memperburuk citra demokrasi di Indonesia.

"Bahaya itu kalau ada serangan fajar. Maka pilihlah dengan hati nurani," ujar Cak Kartolo, sapaan karibnya.

Sementara itu Deddy Gigis Purwanto mengatakan lima menit datang ke TPS saat tanggal 14 Februari 2024, menentukan nasib Indonesia lima tahun ke depan.

Apalagi 14 Februari juga bertepatan dengan hari kasih sayang.

"Tentu anak-anak dari generasi Z yang sudah berusia 17 bisa nyoblos. Apalagi bertepatan dengan hari kasih sayang. Cocok waktunya. Karena ini demi lima tahun ke depan," ujar Deddy Gigis.

Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk menciptakan pemilu damai untuk Indonesia maju.

"Jangan sampai gegeran kita sama warga Indonesia harus damai apapun hasilnya," tuturnya.

Sementara itu, pertunjukan rakyat merupakan rangkaian acara dari Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIMFest) tahun 2023.

Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Hasyim Gautama mengatakan hadirnya teknologi juga merepotkan.

Salah satunya yang paling sering didiskusikan adalah bagaimana media sosial dijadikan sarana untuk menyebarkan hoaks ataupun disinformasi.

“Dari dua wajah teknologi ini, KIM memegang peran yang sangat penting. Di sisi kebaikan teknologi mungkin harus menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dengan bahasa masyarakat," tuturnya.

Selain itu pihaknya juga ada sosialisasi pemilu melalui pertunjukan rakyat yang dibawakan oleh Kartolo. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Parikan #Cak Kartolo #ludruk surabaya #Alun-alun Surabaya #pemilu damai #KIMfest 2023