Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Karhutla Padam, Pemulihan Dilakukan di Gunung Arjuno, Bromo, dan Lawu

Mus Purmadani • Senin, 30 Oktober 2023 | 01:51 WIB
SERIUS: Sejumlah petugas melakukan pemadaman api di Gunung Lawu beberapa waktu lalu. Sekarang pemerintah mulai melakukan pemulihan di gunung yang terletak di Magetan itu. (IST/BPBD JATIM)
SERIUS: Sejumlah petugas melakukan pemadaman api di Gunung Lawu beberapa waktu lalu. Sekarang pemerintah mulai melakukan pemulihan di gunung yang terletak di Magetan itu. (IST/BPBD JATIM)

SURABAYA - Proses pemulihan ekosistem di kawasan Gunung Arjuno, Bromo, dan Lawu akibat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), telah dimulai.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari masing-masing gunung telah melalukan identifikasi.

Misalnya dari UPT Raden Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soeryo naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berada di kompleks Gunung Arjuno, telah melakukan penyusuran dari para relawan.

Penyusuran itu untuk memetakan wilayah mana saja yang bisa dijangkau personil dalam melakukan penanaman bibit pohon baru.

Sedangkan jenis bibit baru yang ditanam akan menyesuaikan zona geologinya.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi mengatakan Gubernur Khofifah telah melakukan penganggaran APBD untuk menangani proses pemulihan ekosistem di Gunung Arjuno.

"Sudah dilakukan identifikasi, mana yang bisa dijangkau personel dan mana yang tidak bisa dijangkau," katanya, Minggu (29/10).

Jumadi mengaku pihaknya bekerja sama dengan BPBD Jatim melakukan penebaran bibit melalui udara dengan pesawat, untuk wilayah Gunung Arjuno yang tidak bisa dijangkau personel.

Ia menambahkan untuk pemulihan wilayah Gunung Bromo yang dikoordinatori Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) naungan Kementerian Kehutanan dan Lingkuhan Hidup, juga sedang melalukan proses pemulihan penanaman.

Sedangkan untuk Gunung Lawu naungan Perusahaan Umum (Perum) Perhutani masih melalukan identifikasi, karena gunung tersebut baru saja dilanda Karhutla dan baru padam pada Selasa (24/10) lalu setelah diguyur hujan deras.

"Mereka lagi persiapan identifikasi di wilayah Kabupaten Ngawi lalu dilanjutkan ke Kabupaten Magetan di lereng sebelah timur," katanya.

Jumadi menyatakan peristiwa karhutla di sejumlah gunung di Jatim telah merusak ekosistem.

Mulai dari habitat hewan liar, jalur pendaikan, hingga vegetasi gunung yang terbakar api.

Proses pemulihannya pun diperkirakan membutuhkan waktu lama.

"Untuk pohon itu pasti butuh beberapa tahun. Kemudian fungsinya juga, misalnya pohon-pohon di Tahura itu fungsinya untuk geseper area atau mengikat air," ungkapnya.

Upaya pemulihan itu akan dimasifkan personel ketika musim penghujan tiba yang diperkirakan pada bulan November mendatang.

"Sambil jalan kita juga mengajak masyarakat atau relawan untuk mulai melakukan penanaman nanti," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Karhutla Jatim #gunung bromo #pemulihan #tahura #gunung arjuno #kebakaran hutan #gunung lawu