Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kian Meluas, Aksara Jawa Terpasang di Taman dan Kantor Kecamatan di Surabaya

Hildan Sepka • Senin, 23 Oktober 2023 | 15:14 WIB
PELESTARIAN AKSARA JAWA: Pekerja memasang ornamen berbentuk aksara Jawa di Taman  Apsari, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
PELESTARIAN AKSARA JAWA: Pekerja memasang ornamen berbentuk aksara Jawa di Taman Apsari, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Aksara Jawa kian dilestarikan di Kota Pahlawan. Setelah terpasang di gedung Balai Kota Surabaya, aksara Jawa juga terpajang di sejumlah titik fasilitas umum. Tak hanya di gedung pemerintahan, juga di taman-taman.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya Mia Santi Dewi mengatakan, proses pemasangan aksara Jawa terus berjalan di beberapa fasilitas umum.

Targetnya tak hanya gedung pemerintahan. Tapi juga di beberapa taman kota seperti di Taman Apsari. "Iya sudah terpasang, ada beberapa taman lagi yang akan dipasangi," ujarnya, Minggu (22/10).

Dia menyebutkan, sasaran lainnya adalah kantor kecamatan. Kini sudah ada beberapa kantor kecamatan yang memajang aksara Jawa.

Di antaranya di Kecamatan Tenggilis dan Tambaksari. "Pengerjaannya sudah hampir 70 persen," ucapnya.

Mia optimis dapat merampungkan sebelum target Pemkot Surabaya. Sebab Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta merampungkan pengerjaan itu sebelum 10 November nanti.

Untuk mempercepat proses transkrip penulisan huruf latin ke aksara Jawa, dia menggandeng Komunitas Begandring Soerabaia.

"Tujuannya untuk membantu dalam penulisan aksara yang benar. Kita kan enggak bisa nulis sendiri, jadi mereka membantu mengarahkan," ungkapnya.

PELESTARIAN AKSARA JAWA: Pemasangan aksara Jawa di Taman  Apsari Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
PELESTARIAN AKSARA JAWA: Pemasangan aksara Jawa di Taman Apsari Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Dia mengatakan, pemasangan aksara Jawa itu bertahap. Menyusul pemasangan akan dilakukan di semua gedung organisasi perangkat daerah. "Nanti juga ada rencana memasang aksara Jawa di area Taman Surya," bebernya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Begandring Soerabaia Nanang Purwono mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya.

Penggunaan huruf latin dilengkapi aksara Jawa dinilai cukup penting. Yaitu, melestarikan budaya Jawa di Kota Surabaya.

"Alhamdulillah, masa perencanaan sudah terlewati dan kini sudah terlahir kembali aksara Jawa di Surabaya," papar mantan jurnalis televisi ini.

Dia mengaku, kebijakan itu muncul atas inisiasi bersama. Yakni antara Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony dengan Komunitas Begandring Soerabaia.

Hal ini berawal dari keprihatinan atas penggunaan aksara Jawa yang nyaris punah. "Saat ini cuma segelintir orang yang masih bisa menulis dan membaca aksara Jawa," tuturnya.

Ia menyampaikan perlu strategi khusus untuk mengenalkan huruf Hanacaraka itu ke masyarakat. Upaya itu lantas diusulkan ke Pemkot Surabaya.

Nanang menyebutkan, usulan itu adalah penggunaan metode enkripsi atau membuat versi aksara Jawa untuk istilah dan kalimat yang sering digunakan di ruang publik.

"Jadi enggak hanya ditulis dengan huruf latin, tapi dikasih juga aksara Jawa. Misalnya, penamaan plakat jalan atau hal-hal lain yang kerap muncul di ruang publik. Ini akan memantik rasa kebanggaan lagi bagi masyarakat luas," imbuhnya. (hil/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#Begandring Soerabaia #kantor kecamatan #dispusip surabaya #taman #aksara jawa