SURABAYA - Pemkot Surabaya menerima bantuan bibit tabebuya dari investor. Itu bakal mempercantik tepian Sungai Kalimas.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya pun ambil bagian menanam dan menata pohon yang mirip bunga sakura itu.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima 55 pohon tabebuya dari PT Kamadjaja Logistics.
Dia bersama Ivy Kamadjaja selaku Deputy CEO menanam pohon tabebuya di sisi utara Museum Pendidikan. Titik penanamannya cukup jelas dipantau dari aliran Sungai Kalimas.
"Kita apresiasi karena sangat peduli pada lingkungan sehingga kita dibantu pohon tabebuya ini. Ini pilihan yang sangat tepat," ujar Cak Eri, Rabu (18/10).
Cak Eri -sapaan akrabnya-- menuturkan pohon simbol kehidupan. Sebab, makhluk hidup akan terus berkembang dan semakin besar. Sehingga memberikan manfaat dan keindahan pada orang lain.
“Saya yakin pohon tabebuya ini akan memberikan keindahan, terutama apabila ditanam di pinggir Sungai Kalimas,” katanya.
Dia meminta perawatan serius untuk pohon tabebuya itu.
Wali Kota Eri menunjuk Kepala DLH Kota Surabaya untuk menanam dan menata pohon.
Tujuannya untuk memberikan estetika taman, sekaligus memberi pemandangan yang indah untuk wisata susur sungai.
“Pasti akan sangat cakep. Tapi tolong nanti diberikan jarak antarpohon, diukur jaraknya 55 pohon itu, sehingga tidak berbenturan. Jadi, nanti tabebuya itu tidak hanya ada di jalanan, tapi juga ada di pinggir sungai,” ungkap Eri.
Dia pun meminta untuk menyematkan tulisan nama investor. Tujuannya untuk menunjukkan Pemkot Surabaya membuka kerja sama dengan pihak swasta.
Menurut dia, itu menjadi dorongan terciptanya gotong royong dari berbagai pihak untuk membangun Kota Surabaya.
“Dengan cara itu, insya Allah, akan memacu semangat warga Surabaya untuk selalu mengembangkan Kota Surabaya dengan kekuatan kekeluargaan, dengan kekuatan kebersamaan yang sangat luar biasa," tutur Eri. (hil/rek)
Editor : Jay Wijayanto