Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Balai Kota Surabaya Sudah Terpasang Aksara Jawa, Semua OPD Segera Menyusul

Hildan Sepka • Jumat, 29 September 2023 | 15:21 WIB
HANACARAKA: Bangunan Balai Kota Surabaya dilengkapi dengan aksara Jawa. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
HANACARAKA: Bangunan Balai Kota Surabaya dilengkapi dengan aksara Jawa. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Pemkot Surabaya tengah menggencarkan spirit budaya. Salah satu programnya adalah menerapkan penulisan aksara Jawa di papan nama masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Jangka waktunya hingga November 2023.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan aturan itu pada Selasa (19/9) lalu. Dia meminta jajaran perangkat daerah untuk menyukseskan program itu.

Praktiknya, tiap jajaran daerah mencantumkan penulisan dari latin ke aksara Jawa.

“Berdasarkan surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya,” ujar Cak Eri, Kamis (28/9).

Programnya itu menjadi salah satu bentuk menunjukkan identitas. Sebab, menurutnya, orang Jawa memiliki bahasa dan budaya yang mengakar.
Selain itu, untuk menyemarakkan hari Hari Aksara Internasional tiap tahun.

“Wong Jowo ojo sampek lali sejarahe,” tegas Cak Eri.

Cak Eri sudah menggaungkan spirit itu pertama kali. Aksara Jawa sudah terpampang di atap gedung kantornya. Aksara itu menerjemahkan aksara latin “Balai Kota”.

“Pemasangan dimulai dari lingkungan Balai Kota dan sekitarnya dulu, kemudian ke jajaran perangkat daerah hingga 10 November,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Surabaya Mia Santi Dewi menuturkan, proses pemasangan aksara Jawa di tiap OPD terus berjalan. Dia menggandeng Komunitas Begandring.

Tujuannya untuk membantu dalam penulisan aksara yang benar. “Kita kan tidak bisa nulis sendiri. Jadi, mereka membantu mengarahkan bagaimana yang benar,” urainya.

Rencananya, pemasangan aksara Jawa itu bertahap. Mulanya dari depan, yaitu plakat OPD, hingga ke area dalam gedung. Untuk sementara, fokus pengerjaan aksara Jawa itu untuk bagian muka.

“Bisa selesai kok, ini teman-teman masih proses pembuatan aksara Jawa masing-masing,” kata Mia.

Satu-satunya pemasangan aksara Jawa di gedung pemerintahan di Surabaya yang sudah terpasang adalah di Balai Kota. Rencananya bakal ada akasara Jawa area itu. Antara lain, Lawang Kidul, Lawang Etan, dan Lawang Kulon.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, AH Thony mendukung program itu. Menurut dia, langkah itu adalah salah satu upaya pelestarian aksara Jawa. Dengan begitu, Hanacaraka mampu naik kelas dan dikenal di mata dunia.

“Jadi, sudah dilakukan diskusi sekaligus studi komparasi mengapa aksara kanji, hiragana, dan katakana bisa lestari sampai sekarang di Jepang. Sehingga, kita coba mengadopsi kemajuan kebudayaan aksara di sana melalui proses edukasi ke masyarakat,” katanya. (hil/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#Balai Kota Surabaya #pemkot surabaya #hanacaraka #aksara jawa