Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pedagang Pasar Pabean Surabaya Keluhkan Harga Bawang Merah dan Stok Ikan yang Menurun

Jay Wijayanto • Kamis, 28 September 2023 | 00:24 WIB
Pedagang ikan di Pasar Pabean mengeluhkan stok ikan yang berkurang. (ARI ASYQOLANI/RADAR SURABAYA)
Pedagang ikan di Pasar Pabean mengeluhkan stok ikan yang berkurang. (ARI ASYQOLANI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Pasar Pabean Surabaya merupakan pasar tradisional yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok, seperti bahan pangan, pakaian, dan barang-barang lainnya. Namun belakangan ini, beberapa pedagang di pasar tersebut mengeluhkan kondisi usaha mereka yang semakin sulit.

Salah satunya adalah pedagang bawang merah, Adi Sucipto. Ia mengatakan bahwa harga bawang merah saat ini sangat rendah, yakni sekitar Rp 10.000 per kilogram. Padahal, harga beli dari petani mencapai Rp 15.000 per kilogram.

"Saya rugi besar kalau jual dengan harga segitu. Tapi kalau mau menaikkan harganya, pembeli juga nggak mau. Mereka bilang di pasar lain lebih murah," ujar Adi saat ditemui di lapaknya di Pasar Pabean, Selasa (26/9).

Adi menambahkan bahwa penurunan harga bawang merah ini disebabkan oleh banyaknya pasokan dari luar daerah ke Surabaya. Seperti bawang merah dari Brebes, Nganjuk dan Probolinggo.

Selain itu, Adi yang tengkulak ini mengatakan bahwa permintaan bawang merah juga menurun karena banyak pedagang yang biasa mengambil bawang merah darinya beralih menjual bawang putih atau bawang bombay.

Tak hanya pedagang bawang merah, pedagang ikan di Pasar Pabean juga mengeluhkan hal yang sama. Seperti diungkapkan Budi Sudarsono. Ia mengaku juga menghadapi masalah dengan stok ikan di Pasar Pabean yang semakin berkurang.

Ia menduga bahwa hal ini disebabkan oleh cuaca buruk yang mengganggu aktivitas nelayan. "Kalau cuacanya jelek, nelayan nggak bisa melaut. Jadi pasokan ikannya jadi sedikit. Padahal permintaan ikannya tinggi," jelas Budi.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sampai harus bersaing dengan pedagang lain untuk mendapatkan stok ikan dari nelayan atau pemasok. Ia juga harus rela membayar dengan harga yang lebih tinggi daripada biasanya.

"Kalau nggak cepat-cepat beli ikan, nanti kehabisan. Tapi kalau beli dengan harga mahal, saya juga nggak bisa jual dengan harga mahal. Pembeli kan nggak mau. Jadi untungnya tipis," tuturnya.

Para pedagang di Pasar Pabean Surabaya berharap ada solusi dari pemerintah atau pihak terkait untuk membantu mereka mengatasi kesulitan usaha. Mereka juga berharap agar masyarakat tetap mendukung pasar tradisional sebagai salah satu sumber penghidupan rakyat.

Caranya dengan selalu membeli barang kebutuhan pokok termasuk ikan dan sayur mayur di pasar dibanding membeli secara online atau lewat pedagang keliling. (mg3/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#bawang merah #pedagang acung jadi sorotan warga net #ikan #pasar pabean