SURABAYA - Kawanan pencuri motor yang diduga pelakunya bapak anak menyatroni rusunawa Dukuh Menanggal, Gayungan, Surabaya, Minggu (24/9), sekitar pukul 13.40. Pelaku mencuri motor Honda Beat Street nopol L 2813 BAI milik Suci Wahyuningsih, 25, penghuni Rusunawa Dukuh Menanggal Blok B, Surabaya.
Akibat aksi pelaku, motor korban yang masih baru dan dicicil empat kali lenyap. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Gayungan. Pemilik motor Suci Wahyuningsih mengatakan, motor diketahui hilang saat dirinya hendak berangkat jualan kue risoles Minggu sekitar pukul 15.00.
Saat diparkiran, motor sudah tidak ada. Korban lalu memberitahu suami dan beberapa tetangga rusun. Selanjutnya korban meminta tolong pengelola rusun untuk mengecek CCTV. Menurut Suci, dari rekaman kamera pemantau, pelaku sudah menggambar atau memantau motor sejak pukul 13.00.
Pelaku yang diduga masih remaja atau anak baru gede (ABG) datang terlebih dahulu. Kemudian datang berdua bersama pelaku dewasa. "Pelaku dua orang. Kayak anak dan bapak," ujar Suci, Senin (25/9).
Perempuan yang baru setahun tinggal di Rusunawa ini menambahkan, motor sebelumnya sudah dikunci setir dan lubang kunci ditutup. "Pelaku yang bapak-bapak kayak ngongkek kunci setir. Nggak sampai lima menit pelaku berhasil membobol kunci," sebutnya.
Seusai berhasil menyalakan mesin motor, pelaku kabur beriringan keluar area rusunawa. Diakuinya, akibat aksi pelaku kerugian sekitar Rp 5 juta. Sebab, baru mengangsur empat kali dan membayar uang muka. "Sudah lapor polisi," ungkapnya.
Pihaknya berharap, polisi menindaklanjuti laporan dan pelaku bisa ditangkap. Salah satu tetangga korban, Sri Legiem, mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di pojok belakang rusunawa untuk memilah sampah. Awalna, dia menduga dua orang bukan pelaku curanmor.
"Saya pikir arek rusun sebelah. Mulai jam 11.00 sudah terlihat. Dua orang, satu kayak masih anak umuran SMP," terangnya. (rus/rek)
Editor : Jay Wijayanto