SURABAYA - Dewan Kesenian Surabaya (DKS) lagi-lagi memberikan ruang kepada para seniman lukis pekan ini. Kali ini pelukis Roman Oi dan Ridwan SS menggelar pameran bersama dengan tajuk Ilustrasi Idiom di Galeri Surabaya hingga 15 September mendatang.
Ridwan SS mengatakan, Ilustrasi Idiom adalah salah satu gaya dalam menikmati serangkaian kata atau kalimat. Setiap idiom punya makna tersirat dan lebih banyak digunakan dalam kalimat. Namun, kedua pelukis tersebut ingin masyarakat menikmatinya dalam bentuk lukisan.
“Biasanya idiom itu digunakan buat tulisan, terus juga penyebutan saja. Di sini kita mau menyuguhkanya dalam bentuk lukisan,” kata Ridwan kemarin.
Pembukaan pameran di halaman Balai Pemuda Surabaya dihadiri banyak seniman dan penikmat seni. Acara tersebut dibuka seniman senior Nuzurlis Koto. Dia meminta seniman muda agar selalu mempunyai mimpi yang tinggi dalam berkarya.
Menurut Koto, penggunaan media digital dan daring zaman sekarang lebih memudahkan para pelukis untuk memamerkan karyanya di seluruh dunia. “Jangan di sini aja kalau berkarya. Sekarang sudah zamannya online. Semua bisa diakses dengan gadget Anda. Beritahukan kepada seluruh dunia karya kalian,” kata Setyoko, pelukis senior.
Dalam pameran kolaborasi ini, masyarakat bisa menikmati dua aliran berbeda. Roman menghadirkan gaya surealis dan Ridwan realis. (mg1/mg2/rek)
Editor : Jay Wijayanto