SURABAYA - Gelora Pancasila rencananya akan direvitalisasi mulai 10 September. Namun, jadwal itu molor karena gelanggang olahraga itu tempat masih digunakan untuk sejumlah kegiatan.
Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Iman Krestian Maharhandono mengatakan, pengerjaan penggantian atap akan dilakukan setelah 15 September.
Ini karena sampai saat ini masih ada \agenda kegiatan di dalam Gelora Pancasila. "Masih ada acara. Kami buka (atap) setelah acara di dalam gedung rampung," kata Iman di Surabaya, Senin (11/9).
Atap seng yang tebal itu akan dibuka secara bertahap agar memudahkan pengerjaan. selain itu, selama pengerjaan gelora juga masih bisa digunakan untuk event olahraga.
"Atap tidak dibuka semua. Bertahap. Kalau dibongkar total memang bisa rampung tiga minggu. Tapi, selama pengerjaan gedung masih bisa digunakan," terangnya.
Meski demikian, saat ini pihaknya mulai menggarap pengecetan di area atas yang berkarat. "Sembari kami lakukan pengecekan bagian struktur atas," ujarnya.
Gelora Pancasila yang dibangun pada 1966 merupakan bangunan cagar budaya. Karena itu, penggantian atap tersebut harus berkoordinasi dengan tim ahli cagar budaya (TACB).
"Memang bangunan dan atapnya bagian dari cagar budaya. Kalau direstorasi ya, gak apa-apa. Yang penting disesuaikan dengan material yang dulu," ungkapnya.
Iman menargetkan renovasi rampung dalam waktu tiga bulan. Tentu dengan kehati-hatian pengerjaan karena atap yang sudah keropos. "Agak lama karena kami harus hati-hati," katanya.
Untuk mengerjakan renovasi gedung Gelora Pancasila, pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp 1,9 miliar. Anggaran tersebut berasal dari APBD 2023.
"Kita renovasi karena Gelora Pancasila sering digunakan untuk kegiatan. Mumpung musim panas, jadi lebih mudah mengganti atap yang keropos," pungkasnya. (rmt/rek)
Editor : Jay Wijayanto