Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Musim Kemarau Petani Padi di Keputih Surabaya Masih Bisa Panen

Rahmat Sudrajat • Senin, 4 September 2023 | 22:31 WIB
DI TENGAH KEMARAU: Sejumlah petani di Keputih Surabaya sedang memanen padi. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
DI TENGAH KEMARAU: Sejumlah petani di Keputih Surabaya sedang memanen padi. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

SURABAYA - Musim kemarau tak sedikit petani padi yang mengalami gagal panen. Namun berbeda dengan petani yang ada di Keputih, Surabaya, mereka tetap bisa panen padi hingga mencapai 9 ton di lahan sekitar 2 hektare. Meski ada beberapa petani di Keputih juga ada yang gagal panen hingga merugi.

Salah satu petani, Muhammad Wasil mengaku tak mengira saat musim kemarau bisa panen padi. Ia bersyukur dikala petani di daerah lain tak bisa panen padi, ia dan kelompok tani lain yang dinaungi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya bisa panen. Meski kurangnya air irigasi mengancam gagalnya panen padi tahun ini. Bahkan dari pantauan tanah di sekitar sawah juga terlihat kering.

"Saya bersyukur bahwa padi kali ini panennya hampir sama dengan tahun kemarin yakni 8 hingga 9 ton dengan luas tanah hampir dua hektare di musim kemarau ini," kata Wasil, Minggu (3/9).

Sejumlah cara ia dan petani di Keputih lakukan, salah satunya dengan memanfaatkan pompa untuk menyedot air di sungai, kemudian disalurkan melalui irigasi sawah. Cara pengairan tersebut dilakukan dan bergiliran untuk mengaliri sawah lainnya.

Selain ancaman kurangnya air, para petani juga was-was pada serangan hama dan penyakit. Namun Wasil mengaku tidak ada hama seperti tikus yang menyerang padinya. "Ya was-was juga biasanya kalau kemarau gitu banyak tikus atau hama lainnya yang menyerang padi. Tapi saat ini gak ada," ujarnya.

Selama musim panen padi, tak hanya dirinya saja yang berhasil memanen padi, namun petani Keputih lainnya juga ada yang berhasil panen raya dengan jumlah banyak melebihi sawahnya.

"Macem-macem ada yang panen 6 ton ada yang juga gak panen (gagal panen). Ada juga yang panen biasanya 14 ton jadi 6 ton sekarang, padahal luasan sawahnya mencapai 4 hektar," pungkasnya. (rmt)

Editor : Jay Wijayanto
#petani padi #panen padi #panen padi surabaya #petani padi gagal panen #Musim Kemarau