Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ada Luka Dalam dan Pendarahan Otak di Jenazah Korban Pengeroyokan di Pasar Uka

Guntur Irianto • Minggu, 27 Agustus 2023 | 04:14 WIB
KOORDINASI: Petugas gabungan seusai melakukan ekshumasi korban tewas karena penganiayaan di Kendung, Sememi, Benowo, Surabaya dan grafis hasil otopsi jenazah korban. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
KOORDINASI: Petugas gabungan seusai melakukan ekshumasi korban tewas karena penganiayaan di Kendung, Sememi, Benowo, Surabaya dan grafis hasil otopsi jenazah korban. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya terus menyelidiki kasus pengeroyokan yang menyebabkan Ervin Sukma Pringgodadi, 45, warga Jalan Kendung XI-B, Benowo, Surabaya, meninggal dunia.

Polisi telah melaksanakan ekshumasi alias pembongkaran makam Ervin di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kendung, Sememi, Surabaya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dan mencari keberadaan dua pelaku lainnya. Korban tewas setelah dikeroyok oleh SWS yang sudah diamankan polisi serta dua pelaku lainnya di Pasar Uka, Benowo.

"Kami masih kejar dua pelaku lainnya. Kami tetapkan keduanya dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata AKP Haryoko Widhi, kemarin.

Saat ini, penyidikan terhadap SWS masih terus dilakukan. Polisi mengenakan Pasal 170 ayat 2 huruf (3) pada tersangka. Pasal ini mengenai pengeroyokan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Kami masih dalami lagi kasus ini. Hasil ekshumasi akan menjadi petunjuk kepolisian untuk penerapan pasal," ujarnya.

Sebelumnya, Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Setiawan memimpin proses ekshumasi di TPU Kendung, Kamis (24/8) siang.

Proses otopsi mayat korban ini untuk keperluan penyidikan. Hasil sementara ekshumasi yang dilakukan oleh Biddokes Forensik ditemukan adanya pendarahan di otak dan ada luka dalam pada dinding perut dan pankreas.

Polisi juga menemukan adanya luka dalam akibat benda tumpul. Diduga ini akibat pengeroyokan yang dialami korban.

Sebelumnya, Ervin, seorang kuli panggul di Pasar Uka, Sememi, Benowo, tewas seusai dikeroyok tiga orang pelaku, Kamis (17/8). Salah seorang saksi mengatakan, permasalahan dipicu karena kesalah pahaman setelah korban menyenggol payudara istri salah satu pelaku pengeroyokan. (gun/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#pasar uka sememi #pengeroyokan #Satreskrim #polrestabes surabaya