SURABAYA - Apes nian lelaki ini. Berniat kencan dengan seorang perempuan, malah kehilangan motornya. Perempuan dan suaminya membawa kabur motor korban. Nasib malang itu dialami Moch Rizal Efendi. Motor Yamaha Vixion miliknya raib digondol Ila Amelia. Saat dihadirkan dalam sidang di PN Surabaya sebagai saksi korban, Rizal mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/6) lalu di kawasan hotel di Jalan Pecindilan, Surabaya.
Rizal mulanya menghubungi Ila dan mengajak bertemu di kamar hotel itu. Keduanya pun sepakat dan bertemu. Lalu makan bersama di kamar hotel. "Saya pesan mi dan es, setelah itu tidur-tiduran di kamar hotel. Dia (Ila) sempat curhat sudah pisah dengan suaminya. Di kamar kita ngobrol saja, tidak ngapa-ngapain. Eh, saya malah ketiduran," kata Rizal kemarin.
Ketika Rizal tertidur itulah, Ila dan suaminya, Roy alias Rio (DPO), mulai berkomunikasi. Di bawah hotel, Roy mengajak temannya, Ronny (DPO). Keduanya menghasut Ila untuk mengambil kunci motor Yamaha Vixion milik Rizal. Ajakan itu disetujui Ila. Ia lantas melancarkan aksinya saat Rizal tertidur pulas.
Ila langsung mengambil kunci motor Rizal di atas meja kamar hotel. Lalu, bergegas turun dan memberikan kunci ke Roy dan Ronny. "Setelah bangun kunci dan motor saya di parkiran hotel gak ada, tapi STNK-nya ada," kata Rizal.
Seketika itulah, Ila, Roy, dan Ronny langsung menggondol motor milik Rizal. Usai beraksi, Ila langsung diturunkan di depan gang rumahnya.
Keesokan harinya, sekitar pukul 15.00 Rizal baru terbangun dengan kepala pusing dan sempoyongan. Ia lantas meneguk sebotol air mineral di meja. Saat minum itu lah, ia terkejut. Ila beserta kunci motornya tak ada. Ia lantas mengecek motor di bawah ternyata raib. Ia berupaya menghubungi Ila berkali-kali namun sia-sia. Ila telanjur memblokir kontaknya. Tak hilang akal, Rizal mencoba menghubungi Ila menggunakan nomor lain.
"Lalu, saya pura-pura ajak kencan dan ketemuan di depan hotel Jalan Pegirian," jelasnya.
Tanpa curiga, Ila pun menyanggupi. Keduanya pun bertemu. Namun, kali ini Rizal tak
mengajak kencan seperti sebelumnya. Melainkan menyerahkan Ila ke polisi.
Saat diinterogasi, Ila mengakui perbuatannya. "Iya betul, tapi saya diajak Roy dan Ronny," katanya di majelis hakim. (jar/rek)