Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jazz Kampoeng Meriahkan Destinasi Wisata Kampung Lawas Maspati

Hildan Sepka • Senin, 14 Agustus 2023 | 15:27 WIB
Sejumlah musisi memainkan musik saat gelaran Jazz Kampung di Kampung Lawas Maspati, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Sejumlah musisi memainkan musik saat gelaran Jazz Kampung di Kampung Lawas Maspati, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Di awal kemunculannya, jazz adalah musik kalangan elit. Tapi sekarang, genre musik itu mulai merakyat. Suaranya bergema di salah satu gang di Surabaya, yaitu Kampung Lawas Maspati di kawasan Bubutan, Minggu (13/8).

Salah satu penggerak Kampung Lawas Maspati, Sabar Swastono mengusung tema Jazz Kampoeng untuk pertunjukan musik kolaborasi yang dimainkan di Kampung Lawas Maspati. Agenda itu menghadirkan beragam acara mulai musik jazz di tengah kampung, musik keroncong, ludruk hingga bazar UMKM.

Acara itu pertama kali digelar. Tujuannya untuk memperingati hari ulang tahun kampung wisata sejarah itu yang ke-10 tahun. Selain itu, untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan RI. "Kami mengapresiasi antusiasme warga yang sangat luar biasa," ucapnya.

Selain dukungan dari warga, Sabar mengaku mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah komunitas jazz Surabaya. Mereka antusias menampilkan musik jazz di kampungnya. "Beberapa hari lalu mereka sudah mempersiapkan diri, set alat-alat, sampai latihannya juga di sini," paparnya.

Kampung Maspati telah ditunjuk sebagai destinasi heritage oleh Pemkot Surabaya. Banyak wisatawan asing datang untuk mempelajari sejarah kampung di sini. Kedatangan turis itu seiring kondisi pascapandemi yang semakin membaik.

"Mulai banyak kapal pesiar dari luar negeri yang bersandar ke Surabaya. Travel agent yang membawa mereka menunjuk kampung kami sebagai salah satu tujuan wisatanya," terang Sabar.

Ia berharap agenda Jazz Kampoeng kolaborasi ini mampu menarik kunjungan wisatawan lebih banyak. Tak hanya domestik tapi juga mancanegara. Apalagi, Jazz Kampoeng menyuguhkan banyak hiburan. Antara lain tarian kampung, edukasi musik, napak tilas sejarah, hingga sharing session.

"Kami memilih jazz karena identik musik kalangan atas dan kalau dimainkan di kampung tentu jadi luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Bubutan Ferdhie Ardiansyah menyambut positif agenda itu. Menurutnya, kegiatan itu mampu meningkatkan potensi yang dimiliki Kampung Lawas Maspati. Selain itu dapat merangsang pertumbuhan ekonomi warga.

"Karena selain pagelaran musik, terdapat pasar rakyat UMKM. Apalagi Jazz Kampoeng itu rencananya menghadirkan 30 musisi. Harapannya, kampung tematik mampu mandiri dan berkreasi seterusnya, tak hanya di momen kemerdekaan ini," imbuhnya. (hil/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#musik jazz #Jazz Kampoeng #kampung lawas maspati