SURABAYA - Kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api (KA) tanpa palang pintu dan penjaga masih sering terjadi. Polda Jawa Timur meminta pimpinan daerah untuk membangun palang pintu dan menempatkan penjaga di perlintasan sebidang.
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, di seluruh Jatim ada 748 lintasan sebidang yang tidak berpalang pintu dan dijaga petugas. Akibatnya, beberapa kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan bermotor dan kereta api sering terjadi. Bahkan, sudah sering menelan korban jiwa, luka berat dan luka ringan serta kerugian materi.
Menurut Toni, kecelakaan di perlintasan sebidang bukan hanya masalah musibah tapi masalah hukum. Saat ini mulai muncul kepedulian gubernur, bupati, dan wali kota yang menyisihkan anggaran belanja daerah untuk membangun palang pintu di perlintasan sebidang dan menyiapkan penjaga.
"Saat ini sudah ada 23 kabupaten yang menganggarkan pembangunan palang pintu perlintasan sebidang dan enam sudah melaksanakan pembangunan," ungkapnya, Jumat (4/8).
Kapolda mengapresiasi gubernur, bupati, dan wali kota yang sudah peduli dengan keselamatan masyarakat dengan membangun palang pintu perlintasan sebidang.
"Semoga tidak ada lagi bergelimpangan masyarakat yang kehilangan jiwanya, luka berat atau luka ringan," katanya. (rus/rek)
Editor : Jay Wijayanto