Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Hari Ini Akhir Kepulangan Jemaah Haji, Total 168 Orang Wafat di Tanah Suci

Rahmat Sudrajat • Jumat, 4 Agustus 2023 | 14:35 WIB
MABRUR: Bus jemaah kloter terakhir SUB 88 berangkat dari hotel di Madinah menuju ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah untuk pulang ke Surabaya, Jumat dinihari (4/8). (ISTIMEWA)
MABRUR: Bus jemaah kloter terakhir SUB 88 berangkat dari hotel di Madinah menuju ke Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah untuk pulang ke Surabaya, Jumat dinihari (4/8). (ISTIMEWA)

SURABAYA - Gelombang kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci berakhir hari ini, Jumat (4/8). Hingga kemarin sudah ada 37.661 jemaah dari 85 kloter yang tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. 

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Husnul Maram mengatakan, kedatangan jemaah haji di Debarkasi Surabaya akan ditutup oleh kloter 86, 87, dan 88. Rombongan itu dijadwalkan tiba pada Jumat (4/8) pagi dan malam. "Insya Allah, Jumat merupakan puncak berakhirnya penyelenggaraan haji. Semoga lancar tidak ada kendala," kata Maram, Kamis (3/8).

Di akhir kepulangan itu, jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah. Saat ini jemaah yang meninggal menjadi 168 orang asal Embarkasi Surabaya. "Yang meninggal dunia bertambah tiga orang," terangnya.

Sedangkan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi sebanyak 23 orang. "Semoga mereka cepat sembuh dan kembali ke tanah air," harapnya.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Zaenal Muttaqin di Madinah, Kamis (3/8) mengatakan, operasional penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M telah berakhir dengan keberangkatan kelompok terbang (kloter) 88 Embarkasi Surabaya (SUB 88), Jumat dinihari (4/8).

Ada tiga kloter yang berangkat dari Madinah ke Indonesia pada hari terakhir pemulangan dari Hotel Madinah. Ketiganya berasal dari Embarkasi Surabaya (SUB), yaitu SUB 86 dengan 356 jemaah (keluar dari hotel di Madinah sekitar pukul 07.00 WAS); SUB 87 dengan 357 jemaah (keluar hotel sekitar pukul 16.05 WAS); dan SUB 88 dengan 327 (keluar hotel sekitar pukul 20.10 WAS).

BERSYUKUR: Sejumlah jemaah haji asal Jawa Timur tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (3/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
BERSYUKUR: Sejumlah jemaah haji asal Jawa Timur tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (3/8). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

“Alhamdulillah, seluruh kloter jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua, hari ini sudah meninggalkan hotel di Madinah. Mereka diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) untuk selanjutnya terbang ke Surabaya,” terang Zaenal Muttaqin.

“Hal ini sekaligus menandai berakhirnya operasional ibadah haji 2023 di Daker Madinah. Untuk kloter terakhir, SUB 88, akan terbang pada 4 Agustus dini hari,” sambungnya.

Zaenal Muttaqin bersyukur, seluruh operasional haji berjalan lancar. Selama di Madinah, jemaah dapat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah ke beberapa tempat.

“Untuk memfasilitasi jemaah haji gelombang kedua ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi telah menyiapkan 100 hotel dengan total 111.457 kapasitas. Semuanya berada di wilayah markaziah dengan jarak terdekat 15 meter dan terjauh sekitar 600 meter dari Masjid Nabawi,” sebutnya.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Zaenal Muttaqin. (ISTIMEWA)
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Zaenal Muttaqin. (ISTIMEWA)

Sebagaimana jemaah gelombang pertama, lanjut Zaenal, mereka yang tiba pada gelombang kedua juga tinggal selama delapan sampai sembilan hari di Madinah. Mereka menunaikan salat lima waktu berjamaah selama delapan hari berturut-turut (ibadah arbain) di Masjid Nabawi sebelum pulang ke Tanah Air.

Sampai dengan hari terakhir, lanjut Zaenal, masih ada 38 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah. Selain itu, ada 31 jemaah yang masih dirawat di RSAS di Makkah dan 8 jemaah di RSAS di Jeddah. Mereka akan terus dirawat hingga secara medis diizinkan untuk pulang ke Tanah Air.

“Karena operasional haji di Daker Madinah sudah berakhir, maka proses pemantauan terhadap kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan akan diserahkan kepada pihak KJRI di Jeddah. Jemaah yang sudah mendapatkan izin kelayakan terbang, akan dipulangkan ke Tanah Air,” jelas Zaenal. “Semoga semua jemaah haji Indonesia meraih kemabruran. Aamiin,” harapnya. (rmt/rek/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#kloter 86 87 88 #asrama haji surabaya #jemaah haji 2023 #kepulangan jemaah haji