SURABAYA - Komplotan bandit pencuri motor kembali berulah. Kali ini mereka mencuri motor Honda Vario milik Anggi, 25, penghuni kos di Jalan Kuwukan Lapangan Gang Langgar, Lontar, Sambikerep, Surabaya. Pengelola indkos, Suwaji, menyebut pencurian motor terjadi Senin (31/7) sekitar pukul 03.00.
Saat itu Suwaji hendak salat Subuh di musala depan kosnya. Ia curiga lantaran pintu gerbang kos terbuka sedikit. Seusai salat Subuh, dia sempat menanyakan ke WhatsApp Group (WAG) penghuni kosnya adakah yang kehilangan motor. Nah, salah penghuni kos sempat lapor rumah kunci kontak motornya rusak.
Pihak korban baru menyadari motornya raib dicuri Senin sekitar pukul 13.00. Dia melihat motornya sudah raib. Selanjutnya melapor ke pemilik kos. "Setelah cek CCTV motor dicuri pelaku pukul 03.00, sebelum subuh," ungkap Suwaji kepada Radar Surabaya, Rabu (2/8).
Pelaku terkeman berjumlah dua orang. Mereka datang ke lokasi berboncengan motor. Satu pelaku menunggu di ujung gang dan menaiki motor sarana. Satu pelaku eksekutor beraksi merusak kunci gembok pagar terlebih dahulu.
Dia lalu masuk ke parkiran kos. Pelaku sempat merusak kunci setir motor Honda Vario terbaru milik salah satu penghuni kos. Namun, dia tidak jadi mencuri motor tersebut. Kemudian pindah ke arah motor korban yang diparkir paling pojok. Dalam sekejap pelaku berhasil membobol kunci setir. Pelaku lalu mengeluarkan motor dan kabur.
"Yang hilang motor anak kos Anggi. Kerja sebagai perawat salah satu rumah sakit di Lontar. Dia asal Tuban," terangnya.
Pria 50 tahun ini melanjutkan, satu unit motor Honda Vario milik penghuni kos lain sudah dirusak lubang kuncinya. Namun tidak dibawa pelaku. "Gembok pagarnya hilang. Pelaku perawakan kurus, usia masih muda. Eksekutor pakai jaket hitam ditutupkan kepala hampir menutupi wajah," jelasnya.
Dia menuturkan, pelaku seusai mencuri motor kabur ke arah selatan. Kasus pencurian motor tersebut sudah dilaporkan korban ke Polsek Lakarsantri keesokan harinya. "Polisi sudah olah TKP dan cek CCTV," katanya. (rus/rek)
Editor : Jay Wijayanto