SURABAYA - Bandit curanmor bersenjata tajam yang beraksi di 12 lokasi diringkus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dua pelaku dicokok seusai mencuri sepeda motor Honda Beat di Jalan Wonokusumo Tengah, Surabaya. Tersangka SF, 30, tinggal di Dukuh Bulak Banteng, Surabaya, dan FH, 25, indekos di Jalan Pragoto, Surabaya, ditangkap sehari setelah beraksi.
Aksi kedua pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mendapat laporan mengejar keduanya dan menangkap mereka di dua lokasi berbeda.
"Tersangka SF diamankan di SPBU Jalan Jakarta, sementara FH ditangkap di kosnya," terang Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana, Selasa (1/8).
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita satu pembuka magnet, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta dua pisau penghabisan. Keduanya diduga tidak segan melukai korbannya dengan senjata tajam (sajam). "Pengakuannya, (senjata tajam) buat jaga-jaga dan belum pernah digunakan. Diduga, tersangka tidak segan melukai korbannya apabila melawan," tutur Arief.
Kedua tersangka datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 03.00 mengendarai sepeda motor sarana Honda Beat. Selanjutnya, keduanya menuju motor korban yang terparkir di depan rumah. Dengan menggunakan kunci T tersangka merusak kontak motor. Namun, karena mesin tidak menyala mereka kemudian mendorongnya.
Sesampainya di Jalan Pragoto, tersangka membuka kontak motor dan menyambung kabel kontak sampai motor hidup. Kemudian dijual ke Pulau Madura. Tersangka menjual motor korban Rp 5 juta. "Uangnya sudah dibagi rata keduanya. Saat penangkapan, FH berusaha melawan dengan mengambil pisau penghabisan. Namun, berhasil kami cegah," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Mustofa.
Hasil interogasi, kedua tersangka sudah beraksi di 12 TKP. Sementara masih dua TKP ada laporan polisinya. Satu di Wonokusumo Tengah dan satu lagi di Jalan Kalibutuh. Seorang teman tersangka sudah diamankan Polsek Sawahan saat beraksi di Jalan Kalibutuh. "Kami masih kembangkan lagi TKP lainnya. Mereka mengincar motor matik setiap beraksi di pertokoan atau permukiman di Surabaya," ungkap Mustofa. (gun/rek)
Editor : Jay Wijayanto