Kasus pencurian motor sudah dilaporkan ke polisi. Pemilik motor Kristiono menjelaskan, aksi pencurian motor terjadi pada Selasa (18/7) sekitar pukul 19.00. Saat itu motor diparkir di depan rumah. Sudah dikunci setir. Pemilik berada di dalam rumah hendak salat Isya. Tanpa disadari, saat itu pintu pagar rumah belum dikunci.
Korban baru sadar pintu pagar belum dikunci seusai salat. Namun, ketika keluar motor diketahui sudah tidak ada. "Waktu itu kita lupa mengunci pagar depan ketika mau salat. Ketika keluar pintu tidak terkunci terbuka motor hilang," ujarnya, Kamis (20/7).
Kristiono melanjutkan, saat kejadian CCTV rumah mati. Pelaku diduga leluasa beraksi karena sepi. Selain kehilangan motor, STNK juga turut raib karena ada di dalam jok motor. "Sudah lapor Polsek (Sukomanunggal)," terangnya.
Berdasar keterangan tetangganya, ada orang asing seperti berlagak teleponan di depan rumahnya dan di gang kampung. Saat ditanyai, orang tersebut mengaku menunggu temannya di Gang VI. Orang itu badannya tinggi tegap, tidak kurus, kulit putih, gigi bogang atas bawah. Usia sekitar 45 tahun. "Rambut gondrong setengah botak," paparnya. (rus/rek)
Editor : Jay Wijayanto