Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengulik Kisah Jalan Dr Soetomo : Dulu Merupakan Desa di Kawasan Bungkul (2)

Fajar Yuliyanto • Kamis, 20 Juli 2023 | 07:32 WIB
BERDEKATAN: Pada masa kolonial Coen Boulevard masuk dalam wilayah Darmo Boulevard. (ISTIMEWA)
BERDEKATAN: Pada masa kolonial Coen Boulevard masuk dalam wilayah Darmo Boulevard. (ISTIMEWA)

Jalan Dr Soetomo pada masa Surabaya era klasik masuk dalam kawasan Bungkul, sebuah desa kuno di bawah administrasi Majapahit.

Fajar Yuliyanto-Wartawan Radar Surabaya

Pada era klasik atau kerajaan, kawasan Bungkul memang lebih tersohor, besar dan menjadi kawasan khusus. Sehingga beberapa wilayah di sekitarnya masuk dalam administrasi kawasan tersebut. Termasuk Jalan Dr Soetomo.

Namun pada masa kolonial, Jalan Dr Soetomo atau Coen Boulevard merupakan wilayah Darmo Boulevard, kawasan modern yang ditata oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pegiat Sejarah Surabaya, Nur Setiawan menjelaskan, Darmo Boulevard sendiri adalah kawasan elit yang dihuni oleh orang-orang Eropa, mulai dari Belanda, Inggris, Jerman dan lainnya.

Di kawasan ini berdiri bangunan-bangunan loji (rumah besar) bergaya arsitektur kolonial. "Karena begitu pentingnya kawasan ini, hingga dilintasi trem yang menghubungkan Surabaya bagian utara dan selatan," kata Nur Setiawan kepada Radar Surabaya.

Kawasan Darmo Boulevard yang banyak dihuni oleh orang-orang Eropa, pekerjaan orang Eropa tersebut bermacam-macam, mulai dari bekerja di pemerintahan, pejabat, pengusaha, tenaga ahli dan lain sebagainya. "Sedangkan untuk tenaga ahli seperti arsitektur, otommotif misalnya mobil. Sehingga tenaga ahlinya langsung datang dari Eropa," jelasnya.

Karena merupakan kawasan elit yang dihuni orang Eropa membuat sebagian besar bangunan di sana berupa rumah besar dan mewah. Yang sebagian bangunan hingga kini masih terawatt dan dihuni, baik untuk hunian maupun tempat usaha atau perkantoran. (bersambung/nur)

Editor : Jay Wijayanto
#desa bungkulan #Surabaya Kota Lama #Jalan dr Soetomo #Bungkul perkembangan Islam