Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kapasan Tempat Permukiman Saudagar Tionghoa untuk Mengembangkan Ekonomi dan Seni Bela Diri

Guntur Irianto • Kamis, 20 Juli 2023 | 01:08 WIB
PECINAN: Dari dulu hingga kini kawasan Kapasan tetap menjadi kawasan perdagangan yang ramai. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
PECINAN: Dari dulu hingga kini kawasan Kapasan tetap menjadi kawasan perdagangan yang ramai. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Beberapa kampung lawas di Surabaya masih ada sampai sekarang. Bahkan beberapa tidak banyak berubah. Salah satunya Jalan Kapasan. Kawasan Pecinan Surabaya ini dulunya juga terdapat pasar seperti sekarang ini. Namun, belum berupa gedung, hanya tanah lapang dengan lapak-lapak yang ada di lokasi pasar ini.

Kawasan Jalan Kapasan ini merupakan tempat tinggal saudagar Cina. Bahkan masih banyak rumah dengan ornamen khas Tionghoa kuno serta sebuah klenteng di kawasan ini. Banyaknya warga Pecinan kala itu berawal dari saudagar dan akhirnya merantau kemudian menetap di lokasi ini.

"Bahkan kawasan Kapasan ini dulu disebut kampung kungfu. Saudagar tidak hanya melestarikan budaya Cina namun juga bela diri," ujar Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan.

Bukan tanpa alasan mereka belajar bela diri ini dan mengajarkannya ke anak cucu pada saat itu. Ini dikarenakan sikap semena-mena Belanda yang menarik pajak atau pungutan dengan seenaknya.

Sekarang ini, Jalan Kapasan setiap hari ramai dengan hiruk pikuk perdagangan seperti zaman dulu. Pasar kapasan menjadi jujugan masyarakat, baik Surabaya maupun luar kota mencari kain maupun baju. "Sekarang masih tetap menjadi kawasan perdagangan seperti dulu," terangnya. (gun/nur)

Editor : Jay Wijayanto
#Kapasan #Kawasan Pecinan Surabaya #Kampung Lawas Surabaya