SURABAYA - Meski sudah punya usaha sablon, pria ini masih merasa kurang. Bukan mencari pekerjaan lagi, ia malah menjadi kurir ganja dan pil koplo jenis LL. Tak tanggung-tanggung, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menemukan 961,44 gram ganja dan 2.930 butir pil LL dari tersangka ZM, 20, warga Jalan Ubi, Surabaya.
Dalam penggerebekan, polisi menemukan ganja dalam kemasan berbeda. Sebanyak 12 poket ganja disimpan dalam tempat rokok seng. Kemudian dua bungkus lakban berisi ganja masing-masing 517 gram dan 322 gram belum dibagi.
"Kami temukan ganja tersebut di rumahnya. Dua paket ganja belum dibagi oleh tersangka menjadi kemasan poket kecil," kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, kemarin (18/7).
Hasil interogasi, ganja tersebut milik PT. Tersangka ZM hanya disuruh mengambil dan mengirim ke pembeli. Polisi kembali menggeledah dan menemukan ribuan butir pil LL. Keterangan tersangka, pil tersebut juga didapat atas suruhan PT.
"Tersangka diperintah oleh PT untuk mengambil ranjauan ganja dan pil LL. Kemudian menunggu instruksi lagi untuk mengantarkan ke pembeli," jelas Daniel.
Menurut dia, ganja yang disita tersebut diambil malam hari di pinggir rel kereta api, samping pintu masuk Perumahan Deltasari, Waru, Sidoarjo. Ia mengambil ganja seberat satu kilogram. Sebelumnya tersangka mengambil ranjauan 10 plastik pil LL berjumlah 10 ribu butir di Jalan Geluran, Taman, Sidoarjo.
"Pil LL ini pengakuannya diranjau di selokan pinggir jalan raya kawasan Geluran," ujar Daniel.
Tersangka ZM sudah beberapa kali diminta PT untuk mengambil dan meranjau ganja atau pil koplo. Setiap kali mengambil dan mengirim narkoba ia mendapat upah lumayan besar. "Kiriman tidak tentu, kadang poket kecil, kadang dalam jumlah besar. "Kami masih cari keberadaan PT," ucap Daniel. (gun/rek)
Editor : Jay Wijayanto