Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keberadaan Jasa Kurir Toko di Surabaya sejak 1925, Dikenalkan oleh Toko NAM

M. Mahrus • Selasa, 18 Juli 2023 | 23:59 WIB
SUDAH MODERN: Para kurir Toko Nam berpose menggunakan sepeda di depan toko. (ISTIMEWA)
SUDAH MODERN: Para kurir Toko Nam berpose menggunakan sepeda di depan toko. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Keberadaan jasa kurir (pengantar barang) toko di Surabaya sudah ada sejak era Hindia-Belanda. Toko pertama yang memakai jasa kurir adalah Toko Nam. Toko bersejarah yang dahulu lokasinya berada di pojok Jalan Tunjungan-Jalan Embong Malang tahun 1925.

Koordinator Begandring Soerabaia Nanang Purwono mengatakan, Toko Nam menempati lokasi pertama di pojok Jalan Tunjungan-Jalan Embong Malang. Lokasi tersebut awalnya merupakan gedung yang digunakan kantor De Fikker Motorcar.

Bangunan gedung dirancang oleh arsitek Cor De Graff tahun 1921. Bangunannya sangat unik dan menarik serta kaya ornamen. Lokasinya yang strategis membuat Toko Nam semakin dikenal.

Dalam sepuluh tahun (1925-1935) Toko Nam berkembang pesat sehingga membutuhkan lokasi luas. Kemudian pindah ke seberang atau Jalan Embong Malang pada 28 Oktober 1935 dengan nama NV Handels Matschapijj.

Toko Nam berdagang barang-barang kelontong. "Gaya modern tidak hanya pada fisik bangunan. Toko Nam memiliki layanan antar barang ke rumah pelanggan," ungkap Nanang.
Penulis buku Benteng-benteng Soerabaia ini menambahkan, dahulu para pelanggan setelah memilih barang dan membayar di kasir, barangnya diantar ke rumah. "Layanan sistem pengantar dilakukan kurir ke rumah pelanggan menggunakan sepeda," ujarnya.

Ia menyebut sistem kurir yang diterapkan Toko Nam merupakan jasa kurir pertama di Surabaya. Sehingga membuat toko saat itu semakin terkenal luas. Pasca kemerdekaan 1962-1989 Toko Nam mengalami masa kejayaan. Pada tahun 1996-1997 toko mengalami kemunduran. Sebab banyak toko baru dan mal berdiri di Surabaya.

Akhirnya pada tahun 2002 Toko Nam dibongkar dan didirikan Tunjungan Plaza 5. Kini bekas lokasi Toko Nam tersebut dibuat tetenger berupa pilar-pilar bangunan yang ada di trotoar Jalan Embong Malang. Selain di lokasi tersebut tetenger juga didirikan di bekas toko lama (lokasi Monumen Pers Perjuangan). (rus/nur)

 

Editor : Jay Wijayanto
#jalan tunjungan surabaya #sejarah Surabaya #Tunjungan Plaza 5