Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mengulik Kisah Jalan Dr Soetomo, Dulu Bernama Coen Boulevard (1)

Fajar Yuliyanto • Selasa, 18 Juli 2023 | 23:38 WIB
TENANG DAN ASRI: Suasana di Coen Boulevard sekitar tahun 1920-an. (ISTIMEWA)
TENANG DAN ASRI: Suasana di Coen Boulevard sekitar tahun 1920-an. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Pada masa pemerintahan kolonial, nama Jalan Dr Soetomo diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda, yaitu Jan Pieterszoon Coen. Sehingga dinamakan Coen Boulevard.

Dahulu Coen Boulevard dianggap sebagai kawasan elit. Itu terlihat dari jalannya yang lebar, lokasi dan beberapa fasilitas umum yang ada di dekat kawasan tersebut.

Ketua Begandring Soerabaia, Nanang Purwono mengatakan, Coen Boulevard dinilai berbeda dan istimewa dari jalan-jalan lain di Kota Surabaya. Salah satunya karena memiliki dua lajur jalan yang terpisah.”Dua lajur pada masa itu (Hindia Belanda) biasanya hanya untuk jalan-jalan khusus yang dianggap penting dan kawasan elit. Seperti Darmo Boulevard, Anita Boulevard (Jalan Polisi Istimewa), dan Rainersz Boulevard (Jalan Diponegoro),” terangnya kepada Radar Surabaya.

Nanag menuturkan, pemberian nama boulevard yang berarti jalan besar sekilas sudah member penjelasan mengenai jalan ini. Bahwa jalan dianggap penting dan istimewa.
Coen Boulevard memang agak jauh dari pusat pemerintahan kala itu, dimana pusat pemerintahan pernah berada di kawasan Jembatan Merah dan di daerah Simpang dan Gubeng, akan tetapi kawasan ini merupakan pengembangan atau perluasan wilayah perkotaan. Seperti halnya kawasan Darmo Boulevard dan Rainersz Boulevard.

“Konsentrasi pemerintah Hindia Belanda kala itu tak hanya fokus pada kawasan utara di sekitar Jembatan Merah saja, ataupun di kawasan Simpang dan Gubeng dengan dibangunnya Balai Kota. Tetapi mereka juga memikirkan perluasan wilayah ke arah selatan. Yakni di kawasan Darmo dan sekitarnya,” imbuhnya. (bersambung/nur)

 

Editor : Jay Wijayanto
#Begandring Soerabaia #Jalan dr Soetomo #hindia belanda #sejarah Surabaya