SURABAYA - Pengerjaan rigid pavement atau betonisasi di Jalan Dupak Rukun, Exit Tol Gresik-Surabaya, molor dari rencana semula. Sampai kemarin belum terlihat aktivitas pengerjaan. Mobilitas kendaraan pun masih normal.
Bahkan, truk, bus, dan kendaraan besar masih melintas. Rekayasa lalu lintas bakal dilakukan di sejumlah ruas jalan. Mulai dari Jalan Tanjung Sari, Romokalisari, dan Perak.
Total panjang jalan yang dibeton mencapai 933 meter. Mulai dari Jalan Dupak Rukun hingga Jalan Tembaan. Rencana awal, pengerjaan betonisasi mulai dilakukan pada Rabu (13/7) lalu.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak sebelum dilakukan pengerjaan. "Masih menunggu. Kalau enggak besok ya lusa. Targetnya mulai bulan Juli sampai Agustus," kata Adi kemarin.
Adi menjelaskan, proses betonisasi dilakukan secara bertahap. Mulai dari panjang 350 meter, kemudian dilanjutkan dengan 334 meter, kemudian 61 meter, 88 meter, hingga terakhir panjang 100 meter.
"Ada lima segmen mulai dari Exit Tol Dupak sampai Demak. Lalu, sebelum rel kereta api atau depan Pusat Grosir Surabaya (PGS) sampai Jalan Tembaan. Kemudian lanjut hingga depannya Tugu Pahlawan," ungkapnya.
Menurut dia, betonisasi ini penting dilakukan untuk memperkuat struktur jalan di kawasan Dupak Rukun. Sebab, jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan-kendaraan dengan tonase besar. "Biar lebih kuat dan nyaman,” katanya. (rmt/rek)
Editor : Jay Wijayanto