Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Betonisasi di Dupak Rukun Tanpa Penutupan Jalan Total, Hanya Pembatasan Kendaraan

Rahmat Sudrajat • Kamis, 13 Juli 2023 | 12:05 WIB
BIAR MULUS: Petugas melakukan betonisasi di Jalan Dupak Rukun atau Exit Tol Surabaya-Gresik. Pengerjaan betonisasi dilakukan hingga pertengahan Agustus. (ISTIMEWA)
BIAR MULUS: Petugas melakukan betonisasi di Jalan Dupak Rukun atau Exit Tol Surabaya-Gresik. Pengerjaan betonisasi dilakukan hingga pertengahan Agustus. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Selama satu bulan, Pemkot Surabaya melakukan pengerjaan rigid pavement atau betonisasi di Jalan Dupak Rukun, Exit Tol Surabaya-Gresik. Rencananya, pengerjaan dilaksanakan hingga 12 Agustus 2023.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, betonisasi itu akan berlangsung mulai 12 Juli hingga 12 Agustus. Karena itu, selama proses pengerjaan dilakukan pembatasan kendaraan yang melintas.

“Jadi, bukan ditutup total, tapi ada pembatasan. Sepeda motor dan mobil diperbolehkan lewat. Tapi truk, bus, dan kendaraan roda enam ke atas tidak diperbolehkan lewat,” kata Adi Gunita kemarin (12/7).

Adi menjelaskan, selama proses pengerjaan betonisasi akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Mulai dari kawasan Tanjung Sari, Romokalisari, dan Perak. “Kemudian ada pengaturan arus lalu lintas dari rekan-rekan Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub),” ujarnya.

Menurut dia, total panjang jalan yang akan dibetonisasi mencapai 933 meter atau hampir satu kilometer. Mulai dari Exit Tol Gresik-Surabaya atau Jalan Dupak Rukun hingga Jalan Tembaan, Surabaya.

RAMAI: Sejumlah kendaraan melintas di Exit Tol Dupak di kawasan Dupak Rukun.
RAMAI: Sejumlah kendaraan melintas di Exit Tol Dupak di kawasan Dupak Rukun.

Adi menegaskan, pengerjaan betonisasi ini penting dilakukan. Salah satunya untuk memperkuat struktur Jalan di kawasan Dupak Rukun. Apalagi, jalan tersebut setiap harinya juga dilalui oleh kendaraan-kendaraan dengan tonase besar.

“Kalau ada genangan tetap akan membuat masalah kembali. Jadi, harus dilakukan perubahan struktur dari aspal ke beton, supaya maintenance juga tidak terlalu besar,” bebernya.

Sementara itu, General Manager Representative Office 3 PT JTT Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol D. Hari Pratama menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika nantinya imbas dari proyek pekerjaan ini menghambat akses pengguna Tol Surabaya-Gempol. Khususnya di Exit Gerbang Tol (GT) Dupak yang mengarah ke Pasar Turi.

Rekayasa lalu lintas yang dipersiapkan itu, antara lain, kendaraan dari arah Perak yang akan keluar Pasar Turi (ke arah Exit GT Dupak 5) dialihkan ke Off Ramp GT Banyu Urip atau diarahkan melewati arteri (Jalan Tanjung Batu). Kedua, kendaraan dari arah Waru yang akan keluar Pasar Turi dialihkan untuk keluar KM 0 (Perak). Ketiga, kendaraan dari Bundaran Kodikal/ Terminal Peti Kemas keluar Pasar Turi dialihkan ke Off Ramp GT Banyu Urip.

“PT Jasamarga Transjawa Tol memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat diberlakukannya rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,” kata Hari Pratama. (rmt/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#dupak rukun #betonisasi jalan #exit tol #Rigid Pavement