Persahabatan tulus antara dua perempuan yang sudah dibina belasan tahun, bisa putus begitu saja ‘hanya’ karena dua hal: cowok dan uang. Tak percaya? Cerita ini buktinya.
TIM Wartawan Radar Surabaya
Karin, 32, menggugat cerai Donwori lantaran suaminya itu ketahuan selingkuh dengan salah satu murid gymnya. Yang bikin mata Karin mendelik, si murid itu ternyata sahabat Karin sendiri. Sebut saja si pelakor ini namanya Sephia, 32.
Perlu diketahui sebelumnya, pekerjaan Donwori ini adalah seorang binaragawan di salah satu tempat kebugaran. Sementara Sephia, adalah salah satu member baru di tempat kebugaran Donwori.
Awalnya, Karin lah yang menyarankan Sephia untuk fitnes di tempat Donwori. Karena waktu itu, si Sephia curhat mau manas-manasi mantan suaminya dengan tubuh semoknya sehabis cerai. Eh, siapa yang menyangka, niat baik Karin menolong ini berakhir pengkhianatan.
Awalnya sih Karin tidak tahu menahu tentang perselingkuhan Donwori dengan Sephia. Toh kadang-kadang, si Sephia ini juga nitip-nitip ngasih barang ke Karin lewat Donwori.
Tak jarang juga mereka bertiga hangout bersama, ngemal bareng. Bahkan di situ Sephia dengan mulutnya sendiri memuji-muji keromantisan hubungan Karin dan Donwori. "Woo, ancene wanita ular. Lambe karo ati bedo. Atek njaluk tips-tips sisan," cemooh Karin saat berada di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Surabaya, Senin (3/7).
Perselingkuhan itu, Karin kira sangat mulus jalannya. Bagaimana mungkin ia sama sekali tak mengendus permainan licik suaminya dengan sahabatnya itu. Hingga suatu ketika, Karin menemukan sebuah bukti. Kala itu, saat sedang insomnia, iseng-iseng saja Karin melihat ponsel suaminya. Lihat-lihat isi galeri.
Eh lha dalah, di dalam album WhatsApp, ia menjumpai foto-foto mesra antara Donwori dan Sephia. Bahkan tak cukup satu dua foto. Ada banyak. Saat di tempat latihan ada, di tempat makan ada, bahkan di pantai dan hotel pun ada. "Oh… Sudah sejauh ini ya.. rupanya," ujar Karin yang mengaku saat itu darahnya sudah sangat mendidih.
Masih belum puas, Karin mencoba men-scroll pesan-pesan suaminya. Dan benar, kenyataan pahit menyambutnya. Karin menemukan chat-chat lama Sephia dan Donwori yang sudah macam sepasang kekasih kasmaran saja. Panggil yang-yangan lah, nanya-nanya dah makan apa belum, bilang kangen, bilang sayang, hingga bilang pingin making love. Bahkan dengan wolesnya beberapa kali si Sephia ini meminta dikirimi uang.
Karin juga menemukan percakapan tentang voucher check in-check in hotel. Malam itu juga Karin menghubungi Sephia. Dan langsung mendamprat si teman yang menurutnya tak tahu diri. Namun seperti pencuri yang tiba-tiba tertangkap tangan, Sephia macak goblok dan tidak mengaku. "Menene tak labrak nak omahe, cek isone ngrebut bojoe sahabate dewe," lanjutnya.
Singkat cerita, Karin yang kadung kecewa tak mau lagi melanjutkan hubungan pernikahannya. Ia mundur saja. Toh selama ini, tinggal bersama Donwori banyak tekornya ketimbang untungnya. "Sampean ngerti Mbak, kerjoane ketokane enak, dadi PT (personal trainer) sisan. Tapi keperluane areke gawe macak, jek nggawe duwetku," lanjut Karin.
"Macak" yang dimaksud Karin adalah barang fashion Donwori mulai dari kaos, celana dan sepatu. Belum lagi kebutuhan merawat wajah, mulai dari facial rutin ke dokter, sun block, segala krim-krim, skin care hingga uangnya juga dari Karin. (*/opi)
Editor : Jay Wijayanto