SURABAYA - Samsul Arifin ditahan di Polsek Sukomanunggal gara-gara terlibat pencurian motor. Warga Jalan Bulak Banteng, Gang Suropati III, itu mengaku mendapat motor curian dari orang tidak dikenal.
"Tersangka (Samsul Arifin) mengaku baru sekali itu. Membeli dari orang tidak dikenal. Beli Rp 3 juta," ujar Kapolsek Sukomanunggal Kompol Didik Sulistyo, Minggu (18/6).
Didik menjelaskan, tersangka eksekutor atau pencuri masih didalami Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal. Polisi juga masih mengembangkan kasus. Polisi menduga tersangka merupakan komplotan curanmor yang diduga berjejaring antarkota.
"Yang bersangkutan sudah ditahan. Tapi kasus masih kita kembangkan," tegasnya.
Perwira menengah dengan satu melati di pundak ini meminta masyarakat turut waspada dan menambah kunci pengaman pada kendaraan bermotor. Sebab, para bandit curanmor makin lihai dalam menjebol kontak motor dengan berbagai cara.
Sebelumnya Samsul Arifin, 28, warga Jalan Bulak Banteng, Gang Suropati III, Surabaya, diamankan polisi. Pria asal Dusun Onongan, Desa Gersempal, Omben, Sampang, ini dicokok saat mengendarai motor Honda Beat milik Ahmadun, 49, warga Jalan Lontar, Surabaya, di Jembatan Suramadu, Sabtu (10/6).
Kapolsek Sukomanunggal Kompol Didik Sulistiyo mengatakan, motor korban ditemukan saat Tim Antibandit Polsek Sukomanunggal bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan razia penyekatan di Jembatan Suramadu, Sabtu (10/6).
Awalnya, petugas mencurigai seorang pria yang mengendarai motor matik melintas di Jembatan Suramadu ke arah Madura. Polisi lalu memberhentikan pengendara tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan, pengendara tersebut tidak membawa surat kelengkapan kendaraan. Selain itu lubang kunci kontak rusak. Polisi mengecek data registrasi dan identifikasi kendaraan. Usut punya usut ternyata motor tersebut milik Ahmadun, warga Lontar. Polisi lalu mendatangi rumah Ahmadun di Lontar.
Didik menyebutkan, korban juga sempat ke Mapolsek Sukomanunggal untuk memastikan kendaraan miliknya. "Tersangka membeli motor dari seorang tidak dikenal di Sidotopo. Saat ini masih kita kembangkan," katanya.
Sementara itu, motor Honda Beat telah dikembalikan ke pihak korban secara langsung di Mapolsek Sukomanunggal akhir pekan lalu. Ahmadun mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Polsek Sukomanunggal karena motornya yang hilang berhasil ditemukan kembali. (rus/rek)
Editor : Lambertus Hurek