Pengurus kampung pun tidak banyak mengenal korban. Namun, orang tuanya yakni Pak Bambang dikenal baik oleh warga setempat.
Rumah di Gunung Anyar Asri 1A/14 itu didatangi oleh pihak kelurahan, pengurus RW, dan Polsek Gununganyar, Kamis (8/6) siang. Mereka melakukan pengecekan rumah lama keluarga Angeline Nathania yang saat ini dihuni orang lain terkait kasus pembunuhan yang menimpa korban.
Ketua RW 06 Gunung Anyar Asri, Wahyudi, mengaku baru mengetahui kabar meninggalnya Angeline dari media massa. Wahyudi terakhir bertemu dengan orang tua korban pada awal tahun 2023 saat mereka meminta surat pindah domisili.
"Terakhir ketemu Pak Bambang (ayah Angeline, Red) ya awal tahun waktu ngurus pindah domisili," kata Wahyudi.
Menurut dia, rumah tersebut sudah dijual tiga tahun lalu dan saat ini ditempati orang lain. Orang tua Angeline dulu memiliki usaha jualan plastik. "Bapaknya orang baik di sini," ujarnya.
Saat ditanya terkait keseharian Angeline, ia mengaku tidak mengetahui mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) itu. "Saya gak tahu karena kelihatannya tertutup," paparnya.
Sementara itu, pihak kampus Ubaya menyatakan belum bisa memberikan statemen atas kejadian yang menimpa salah satu mahasiswinya itu. Pihaknya masih menunggu proses identifikasi dan penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Namun di media sosial kampus di kawasan Tenggilis ini sudah terposting ucapan duka cita untuk almarhum yang merupakan mahasiswi semester 6 Fakultas Hukum Ubaya. (rmt/rek) Editor : Administrator