Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasat Samapta Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Santoso mengatakan, anggota Respatti awalnya melakukan patroli melintas di Jalan Banyuurip Lor II. Mereka menjumpai sekitar 20 remaja terlibat tawuran. Polisi kemudian mendekat dan membubarkan tawuran.
"Segerombolan kelompok remaja itu kabur. Dilakukan pengejaran berhasil mengamankan satu korban dan tiga anggota gangster tersebut," ujarnya, Rabu (31/5).
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita tiga senjata tajam dan dua telepon seluler (HP). Menurut Teguh, ketiga pelaku sudah dilimpahkan ke Polsek Sawahan beserta barang bukti. Sementara korban ditangani tim gerak cepat dan dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.
Kapolsek Sawahan Kompol Eko Cipto Mangko saat dikonfirmasi membenarkan pelaku diduga anggota geng remaja yang terlibat tawuran telah diamankan di Mapolsek Sawahan. "Benar. Sekarang sudah lima orang (diamankan)," ungkapnya.
Namun, saat diminta terkait identitas pelaku yang diamankan dan motif pelaku melakukan tawuran masih belum dijelaskan detail. Polisi masih melakukan pemeriksaan.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat menambahkan, korban tawuran satu orang, yakni Alif Firmansyah, 23, warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur VIII.
Saat ditemukan di Jalan Banyuurip Lor II korban dalam keadaan sadar. Dia mengalami luka robek lengan tangan kanan dan luka robek di mata kaki sebelah kiri.
"Satu korban setelah mendapat penanganan di lokasi oleh tim medis PMI lalu dirujuk ke RSUD dr Soetomo," ucapnya.
Ia menerangkan, aksi tawuran terjadi di Jalan Banyuurip Lor II pukul 02.21. Kemudian beberapa gerombolan masuk dan lari masuk ke Jalan Banyuurip Lor VI. (rus/rek) Editor : Administrator