Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasatlantas AKBP Arif Fazlurrahman mengungkapkan, penindakan akan dilakukan anggota tidak hanya secara mobile. Nantinya akan dilakukan razia untuk memeriksa surat-surat kendaraan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Masyarakat yang surat kendaraannya lengkap dan tertib tidak perlu khawatir," kata Arif Fazlurrahman, Selasa (16/5).
Menurut dia, pemeriksaan surat kendaraan tidak bisa dilakukan dengan tilang elektronik alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sesuai dengan surat edaran Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, penindakan tilang nonelektronik dilakukan terhadap pelanggaran yang belum ter-cover oleh ETLE. Termasuk penggunaan knalpot brong serta tidak menggunakan nomor polisi.
Selain itu, penindakan tilang manual akan gencar dilakukan untuk mengurangi angka fatalitas di jalan. Terutama terkait dengan kelengkapan kendaraan seperti spion dan tata tertib berkendara. Anggota akan menindak pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran kasat mata dan memiliki risiko fatalitas tinggi.
"Kami akan berlakukan tilang nonelektronik di ruas jalan rawan kecelakaan seperti Jalan Ahmad Yani," terangnya.
Nantinya kegiatan penindakan tilang nonelektronik secara stasioner akan melibatkan satuan lain. "Sesuai arahan Kapolrestabes Surabaya, kami akan libatkan Satreskrim dan Satsamapta. Intinya, kami ingin menjaga kamtibmas di Surabaya," ujarnya.
Sejumlah warga mengaku senang dengan kebijakan kepolisian untuk memberlakukan kembali tilang manual di Surabaya. Upaya ini dianggap efektif untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kian marak belakangan ini.
“Sejak awal pandemi pelaku-pelaku curanmor bebas berkeliaran karena tidak ada tilang,” kata Wahyu Hidayat.
Warga Gunung Anyar ini prihatin dengan banyaknya kasus pencurian sepeda motor di masa pandemi. Hampir setap hari selalu ada laporan kehilangan motor yang terpantau di media massa dan media sosial. “Tilang elektronik selama ini kurang efektif,” katanya. (*/rek) Editor : Administrator