Keluarga korban ditemani penasihat hukum Moch Sholeh mendatangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (15/5). Ibu korban, Marlayem, meminta penegak hukum memberikan hukuman mati bagi pelaku utama.
"Saya kecewa. Saya minta pelaku dihukum mati dan ibu tersangka Y ini turut diseret untuk dihukum," kata Marlayem dengan mata berkaca-kaca.
Ia tidak terima anak keduanya menjadi korban penganiayaan tersangka Y dan R hingga tewas. Apalagi pembunuhan tersebut dilakukan secara sadis. Ia bahkan sempat diancam keluarga tersangka Y.
"Dia (ibu pelaku) mengancam-ancam keluarga kami. Dia bilang punya bekingan polisi dan dia bilang bakalan menuntut balik keluarga kami," tuturnya.
Sementara itu, Moch Sholeh penasihat hukum korban meminta polisi apabila ada kejanggalan pada orang tua tersangka Y segera ditindak. Ia juga meminta kepolisian ada satgas khusus orang hilang. "Harapan sekaligus usulan supaya kepolisian ini menyediakan satgas orang hilang. Sehingga, ketika ada orang hilang polisi gerak cepat," ujar Sholeh. (gun/rek) Editor : Administrator