Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, pemasangan ornamen untuk dekorasi HJKS ke-730 agar suasana Kota Surabaya lebih sparkling. “Sekalian kita sosialisasi ke masyarakat agar mengetahui makna dari Surabaya HEBAT, yakni humanis, efektif-efisien, berakhlak, akuntabel, dan transparan," kata Hebi, Kamis (11/5).
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Surabaya Myrna Augusta Aditya Dewi menambahkan, pemasangan ornamen di Balai Kota sudah dilakukan. Selain itu, jalan protokol hingga perbatasan akan juga dipasang umbul-umbul serta ornamen yang artistik.
"Nanti seperti di Panglima Sudirman, Tunjungan, maupun di Jembatan Sawunggaling juga akan dipasang, sampai ke perbatasan kota," kata Myrna.
Taman-taman aktif serta jalur hijau tak lepas dari perbaikan dan pemasangan ornamen serta lampu sorot. Pihaknya akan membantu mempersiapkan parade bunga Surabaya Vaganza. "Kami nanti menyiapkan bunga-bungan hias untuk parade bunga,"ujarnya.
Surabaya Vaganza digelar setiap bulan Mei sebagai rangkaian acara peringatan HJKS. Berbagai atraksi seni budaya dan pawai bunga dipertunjukkan di sepanjang jalan protokol mulai dari Tugu Pahlawan hingga Balai Kota Surabaya. Rencananya, Pemkot Surabaya akan mengelar Surabaya Vaganza pada 28 Mei mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, tahun ini peserta Surabaya Vaganza akan lebih banyak dari tahun sebelumnya sehingga dipastikan lebih meriah. Ini karena pandemi Covid-19 sudah melandai dan terkendali. "Rencananya, start dimulai dari Tugu Pahlawan sampai dengan Balai Kota," kata Wiwiek.
Wiwiek optimistis warga Surabaya dan luar kota akan berbondong-bondong menyaksikan event tahunan yang sudah ditunggu-tunggu ini. "Ini momen yang sangat menarik. Apalagi rute tahun ini lebih banyak," pungkasnya. (rmt/rek) Editor : Administrator