Anwar Sadikin, salah seorang warga yang mengurus administrasi kependudukan, mengaku gembira karena pelayanan pada hari pertama pascalibur Lebaran begitu cepat dan lancar. "Petugasnya tampak semangat meski liburnya agak panjang tapi setelah masuk tetap semangat melayani," ujar Anwar, Rabu (26/4).
Meski sudah ramai, antrean tidak panjang. Pelayanan yang cepat kian memudahkan masyarakat. "Cepat kok, gak lama juga sudah dipanggil di loket. Nyaman juga tempatnya," ujarnya.
Koordinator Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya Erringgo Perkasa mengatakan, pelayanan dimulai pukul 07.30 hingga 16.00. Di hari pertama pihaknya langsung menyiagakan tujuh orang yang siap melayani klinik investasi.
"Saya lihat animo masyarakat lumayan banyak di hari pertama untuk mengurus perizinan," kata Erringgo.
Menurut dia, seluruh petugas telah mengikuti gerakan disiplin nasional (GDN) sehingga tidak ada yang terlambat selepas libur panjang Lebaran. Pihaknya juga memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan sistem online yang fleksibel dan memudahkan.
Pascalibur Lebaran, menurut dia, pelayanan izin paling banyak UMKM. Selain itu, ada juga pembangunan rumah sakit dan perumahan. "UMKM meningkat untuk perizinannya. Kemudian pengurusan NIB juga ada," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Surabaya Rahmat Basari mengatakan, apabila ada ASN yang masuk selepas libur Lebaran tanpa keterangan harus ada penjelasan.
"Setiap tahun tidak ada perubahan regulasi. Cuti dalam rangka Idul Fitri kan sudah cukup panjang. Jadi, kalau ada pegawai apakah itu ASN atau non-ASN tanpa keterangan harus ada penjelasan," kata Basari.
Basari menambahkan, kalau tidak masuk di hari pertama tanpa keterangan akan mendapat hukuman disiplin. "Kami masih terus kroscek mana saja yang tidak masuk di hari pertama pascalibur Lebaran," ungkapnya. (rmt/rek) Editor : Administrator