Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana belum bisa memastikan penyebab kebakaran kapal itu. Saksi seorang koki melihat ada api yang muncul dari kamar mesin. Namun, penyebab api muncul masih diselidiki tim Labfor.
Pihaknya juga masih mencari keterangan saksi mata di lokasi. Ketika kebakaran terjadi, ada empat anak buah kapal (ABK) yang ada di dalam dan di luar kapal. "Empat ABK itu masih kami mintai keterangan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Surabaya Dedik Irianto mengungkapkan, ada 16 unit kendaraan yang melakukan pemadaman di lokasi kebakaran kapal ini. Pihaknya juga dibantu oleh petugas pemadam dari PT Pelindo. Jika ditotal sebanyak 25 unit bahu membahu memadamkan api ini. "Api awal membakar mesin, kemudian merambat ke dek kapal hingga anjungan," terangnya.
Pemadaman api dilakukan secara hati-hati karena ada tujuh ton bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan untuk cadangan. Dalam pemadaman, petugas menyemprot api dari dua sisi kapal. "Kami dibantu pemadaman dari sisi laut menggunakan tugboat milik Pelindo Marine Service. Api berhasil padam pada pukul 10.30," ujarnya. (gun/rek) Editor : Administrator