Salah satu karyawan restoran Riantoro, 23, mengatakan bahwa aksi pembobolan terjadi pada Jumat (7/4) sekitar pukul 01.03. Namun, baru diketahui karyawan restoran keesokan harinya.
Kondisi gembok pintu restoran sudah rusak. Kemudian karyawan mengecek rekaman CCTV toko. Dari rekaman kamera pengawas, pelaku beraksi Jumat dini hari berjumlah tiga orang. Pelaku datang ke lokasi mengendarai motor Honda Vario.
"Pelaku masuk merusak gembok pintu. Kemungkinan pakai kunci T kalau enggak obeng," ujar Rianto, Senin (10/4).
Pria asal Wonogiri ini menjelaskan, pelaku yang masuk ke dalam restoran dua orang. Pelaku mencuri laci berisi uang sisa penjualan dan HP operasional restoran. "Yang dicuri laci berisi uang Rp 200 ribu, flashdisk dan HP," bebernya.
Menurut Rianto, pelaku seperti sudah hafal kondisi restoran. Diduga kuat pelaku sudah menggambar lokasi sebelum beraksi. "Dari rekaman CCTV pelaku masih muda. Usia 23 tahunan," terangnya.
Pemilik toko belum melaporkan kasus pencurian ke polisi. Hanya menyebar video aksi pencurian tersebut ke media sosial. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek