Seperti yang terlihat di Luminor Jemursari Hotel Surabaya. Begitu memasuki area lobi, dekorasi masjid dengan tinggi kurang lebih 1 meter dan lebar 70 cm ini sudah menyambut para tamu.
Melly Aruni, Marketing Communication Luminor Jemursari Hotel Surabaya menyebut, Ramadan tahun ini begitu spesial karena dia dan tim membuat miniatur masjid dari buah pinus kering untuk menyemarakkan bulan suci bagi umat Muslim ini.
“Inspirasi pembuatan miniatur masjid dari buah pinus kering datang dari batang pohon buah pinus yang lurus dan tinggi seakan berlomba mencapai langit. Nah jika dikaitkan dengan momen Ramadan, kami berharap umat Muslim juga dapat saling berlomba untuk mencari keberkahan di bulan suci dan mulia ini,” ungkap Melly.
Total ada sekitar 500 lebih pinus kering yang dipakai untuk menghias. Dia dan tim butuh waktu sekitar dua minggu untuk menempelkan pinus kering ke rangka masjid. “Memang agak sulit saat proses penempelan, tapi alhamdulillah bisa sesuai tepat waktu. Jadi bisa didisplai sampai akhir April nanti,” tambahnya.
Berkonsep rustic, hadirnya dekorasi miniatur masjid berkubah warna emas makin melengkapi nuansa dan tema Luminor Jemursari yang bergaya rustic modern. Apalagi karakteristik yang khas dari bentuk dan warna buah pinus juga membuat miniatur masjid ini sangat cocok sebagai spot foto bagi para tamu yang sedang berada di Luminor Jemursari.
Novi, misalnya. Bersama keluarganya, dia datang tidak hanya menikmati menu berbuka puasa khas Andalusia saja, namun juga ber-selfie di miniatur masjid. “Waktu masuk kok ada dekorasi miniatur masjid. Setelah dari dekat ternyata dibuatnya dari buah pinus kering. Unik sekali karena saya dan keluarga juga baru kali pertama lihat. Nuansa Ramadannya kerasa sekali,” ucapnya. (rul/nur) Editor : Administrator