Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

HIKMAH RAMADAN: Puasa untuk Membakar Dosa Manusia

Administrator • Selasa, 4 April 2023 | 21:27 WIB
Ahmad Hariyono Ong  (FAJAR/RADAR SURABAYA)
Ahmad Hariyono Ong  (FAJAR/RADAR SURABAYA)
OLEH: Imam dan Ketua Takmir Masjid Cheng Hoo Surabaya, Ahmad Hariyono Ong

BULAN Ramadan 1444 Hijriah adalah bulan suci dan berkah. Ramadan itu pembakaran. Jadi maknanya adalah membakar semua dosa-dosa manusia. Yakni dosa umat islam yang bisa menjalankan puasa Ramadan secara benar.

Di hadist riwayat (HR) Bukhari Muslim, ada dua hadist yang menegaskan makna istimewa puasa Ramadan.

Pertama, man shoma romadhona imanan wahtisaban ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih. Artinya barang siapa puasa Ramadan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, semua dosa-dosa yang lalu akan diampuni oleh Allah SWT.

Yang kedua, man qoma romadhona imanan wahtisaban ghufiro lahu maa taqoddama min dzanbih. Artinya barang siapa salat malam, salat tarawih, salat taubat, salat tahajud, salat hajat karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, semua dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah SWT.

Maka kita semua sebagai manusia tak luput dari salah, lupa serta dosa. Makanya dalam momen yang baik dan mulia di bulan Ramadan ini, tempatnya untuk memperbanyak mohon ampun kepada Allah SWT.

Karena bulan Ramadan itu termasuk salah satu bulan maghfirah (pengampunan). Maka dari itu di dalam Ramadan tahun ini, puasa kita jadikan puasa yang berkualitas lahir batin. Memang sulit, tetapi kita tetap harus berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakannya dengan sempurna. Baik puasa maupun salatnya.

Untuk itu, syarat supaya salat dan puasa kita berkualitas di hadapan Allah SWT, yakni ada empat. Pertama niat adalah nawaitu souma godhin an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'aalaa.

Kedua yaitu al-ilmu adalah karena ibadah yang baik itu harus berdasarkan ilmu. Ketiga assobru adalah harus penuh dengan kesabaran dalam hal menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangannya. Dan keempat al Ikhlas adalah ikhlas dalam beribadah puasa, salat dan lain sebagainya.

Harus ikhlas melaksanakannya. Tidak untuk mencari pujian orang lain, riya ataupun pamer karena akan sia-sia semua ibadah kita. Jadikan Ramadan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.

Mari kita intropeksi diri, dan menjadwalkan atau memaksa diri untuk membaca Alquran walaupun dalam keadaan mengantuk. Tarawihnya diperbaiki lagi, karena belum tentu tahun depan kita berjumpa lagi dengan bulan yang mulia, bulan Ramadan ini. (jar/opi) Editor : Administrator
#Puasa untuk Membakar Dosa #Ahmad Hariyono Ong #Imam Masjid Cheng Hoo Surabaya #Hikmah Ramadan #Hariyono