Tarik Minat Pembeli, Sentra Ikan Hias Gunungsari Bakal Dipercantik
Administrator• Jumat, 31 Maret 2023 | 15:41 WIB
Suasana sentra ikan hias di kawasan Gunungsari, Surabaya. (SURYANTo/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Sentra ikan hias Gunungsari direncanakan untuk ditata ulang. Agar menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke tempat perdagangan ikan hias itu, selain itu juga untuk membangkitkan ekonomi pedagang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, perbaikan tujuan mempercantik dan perbaikan adalah untuk menarik minat masyarakat Kota Pahlawan. Sekaligus untuk meramaikan kembali sentra ikan hias Gunungsari.
“Untuk mengembalikan sentra ikan hias Gunungsari ramai seperti dulu, maka kami percantik. Mulai pengecatan, kemudian mengupayakan membenahi fasilitas yang kurang baik, kemudian pavingisasi dan sebagainya,” kata Antiek, Kamis (30/3).
Agar sentra ikan hias Gunungsari ramai kembali maka harus dilakukan perbaikan, supaya pengunjung merasa nyaman. Perbaikan tersebut juga untuk meningkatkan perekonomian di Kota Surabaya setelah pandemi Covid-19. “Karena kan sempat sepi pengunjung waktu pandemi,” tutur Antiek.
Menjelang akhir ramadan, Antiek bersama jajarannya di DKPP Kota Surabaya akan mulai merehab kios-kios yang berada di dalam sentra ikan hias Gunungsari. Selain itu, DKPP juga melakukan perbaikan pada saluran hingga instalasi listrik yang ada.
Menurut Antiek, mempercantik dan memperbaiki saja tidak cukup, apabila tak diimbangi dengan menjaga kebersihan tempat tersebut. Maka dari itu, setelah dilakukan perbaikan ia meminta kepada pedagang untuk menjaga kebersihan.
“Selain kebersihan, mungkin akan kita tambah parkirnya juga ya. Karena kan parkirnya memang agak susah, biar orang berkunjung itu nggak malas karena parkirnya susah,” terangnya.
Sentra ikan hias Gunungsari memiliki dua lantai. lantai 1 ada 80 stand pedagang ikan hias, dan 14 stand makanan dan minuman. Sedangkan di lantai 2 ada 78 stand pedagang ikan hias.
Dirinya berharap, setelah diperbaiki dan dipercantik bisa semakin nyaman dan aman. Tak hanya itu, ia juga mengharapkan perekonomian bisa bangkit kembali melalui jual beli ikan hias.
“Karena kan pedagang grosir ikan itu kumpul jadi satu di situ, bahkan dari luar kota. Kami harap aktivitas perdagangan di situ bisa ramai kembali setelah kami perbaiki,” pungkasnya. (rmt)